Yasir Alkaf

Movie – Football – Book – Daily Life

PPAKP Minggu Ketiga (Terakhir)

SEMINGGU menjelang PPAKP selesai alias sudah dua minggu PPAKP berjalan, kejenuhan benar-benar sudah memuncak. Indikator yang sangat terlihat jelas, peserta sudah tidak terlalu antusias saat jam makan. Kecenderungannya mereka (kami) ingin di dalam kamar saja atau santai-santai. Padahal dengan jadwal yang ketat, berangkat makan terlambat berarti membuat terlambat masuk kelas. Kalau satu orang mungkin tidak masalah, tapi kalau ada lebih dari separuh kelas tentu menjadi masalah. Namun untungnya kami tetap ‘professional’, walaupun telat tapi tak pernah lebih dari setengah jam. Biar bagaimana kehadiran kami di sini kan mewakili kantor masing-masing. Akan sangat memalukan kalau kita di cap pemalas dari kantor Anu.

Walaupun sudah sangat jenuh, tapi ternyata rasa sentimental juga mulai muncul. Ya maklum lah, keakraban sudah terasa lebih, ejek-ejekan termasuk ejekan yang menjurus cinlok juga sudah cukup ramai, tapi waktu kebersamaan tinggal beberapa hari lagi, tentu saja kesentimentilan itu walaupun tidak diakui pasti muncul. Lucu juga, pas awal-awal banyak yang ribut (termasuk saya) ‘aduh tiga minggu, lama banget‘, menjelang tiga minggu berakhir ribut lagi ‘lah, koq udah mau selesai, kapan bakal bisa kumpul lagi’. Hahaha…

Hari kelimabelas (Senin, 17/10/11). Hari ini kami melanjutkan materi hari Sabtu, yaitu tentang Sistem Akuntansi Keuangan (SAK). Ada banyak materi yang dibahas dari pagi sampai malam jadi kesimpulan untuk hari ini hanya ada satu kata: Bosan. Saya yakin hampir semua peserta sependapat dengan saya.

Hari keenambelas (Selasa, 18/10/11). Judul hari ini masih tentang SAK. Materi ini memang cukup banyak, sampai harus menghabiskan waktu sampai 3 hari untuk membahasnya. Ya memang lumayan penting sih materi ini, apalagi saat sub materi Penyusunan Laporan Keuangan dan Catatan atas Laporan Keuangan Akan tetapi dengan penempatan hari di minggu terakhir jadi penyerapannya agak kurang maksimal. Materi
SAK
ni kurang lebih berlangsung sampai coffee break yang kedua saja. Setelah coffee break materi berlanjut ke aplikasi SAK atau yang lebih sering kami sebut sebagai SAKPA. Karena praktek aplikasi, peserta jadi ‘melek’ lagi. Lumayan.

Hari ketujuhbelas (Rabu, 19/10/11). Melanjutkan materi kemarin, seharian ini kami belajar SAKPA. Sayang seribu sayang dosen yang ngajar agak kurang sip. Sering terlihat ngomong sendiri. Jadinya praktis sebenarnya peserta lebih banyak belajar sendiri atau belajar dari teman sebelahnya. Tidak ada info menarik yang dapat saya ceritakan tentang hari ini. Lurus-lurus saja.

Hari kedelapanbelas (Kamis, 20/10/11). Ujian praktek. Ya, setelah satu setengah belajar aplikasi waktunya ujian praktek tentang si SAKPA. Bagi saya sih tidak masalah karena sebenarnya aplikasi itu cukup mudah digunakan. Bahkan kalau disuruh membuat aplikasi yang serupa, dengan tampilan yang lebih bagus, insyallah juga bisa *namanya saja anak Informatika*. Yang bikin gembira, setelah ujian dan diperiksa, hasilnya langsung diumumkan. Ini khusus untuk kelas A dan kelas B saja, satu kelas yang lain ternyata tidak diumumkan hasilnya. Hasil yang saya dapatkan Alhamdulillah perfect. 😀 Sayangnya ujian yang berlangsung pagi tidak membuat setelah ujian kita punya waktu santai. Setelah dzuhur kita langsung dihajar materi lagi sampai malam. Penginnya kan ngaso dulu. Hahaha.. Yang dibahas sebenarnya cuma satu, Pelaporan Keuangan dan Kinerja, tapi ternyata makan waktu cukup lama. Tapi ada yang asyik di sini, Uang Saku Diklat akhirnya cair. Lumayan, bisa buat beli oleh-oleh untuk keluarga, keluarga mertua dan kolega kantor. Hahaha.

Hari kesembilanbelas (Jumat, 21/10/11). Hari terakhir materi. Akhirnya tiba juga masa penghabisan. Hari ini menjadi hari terakhir materi kelas karena besoknya kita ujian tertulis dan setelah itu diizinkan untuk langsung check out dan pulang ke rumah masing-masing. Materi yang dibahas Analisa Laporan Keuangan, Review Laporan Keuangan, Tindak Lanjut Temuan BPK dan, terakhir, Sistem Perbendahraan dan Anggaran (SPAN). Materi yang terakhir menarik karena disini dikenalkan system baru dalam pengelolaan keuangan yang akan mulai dipakai tahun depan. Jadi selama ini Kemenkeu memberikan banyak sekali aplikasi, ada sekitar delapan aplikasi, kepada satker untuk mengelola keuangan dan asset. Mulai tahun depan diberlakukan satu system terintegrasi untuk menampung semua aplikasi dan online pula. Maksud utamanya adalah agar Kemenkeu pusat juga bisa mengakses data kita. Nama aplikasi untuk tingkat Kemenkeu adalah SPAN sementara untuk tingkat satker diberi nama SAKTI (Sistem Akuntansi Keuangan Tingkat Instansi). Terus terang agak khawatir mendengar penuturan narasumber. Melihat aplikasi yang ada yang sangat sederhana dan tampaknya selevel dibuat oleh anak kuliahan, masa ini mau menjadikan semua terintegrasi jadi satu dan online. Apa tidak rawan disusup datanya? Mereka ingin membuat system layaknya di Perbankan. Menjawab kegelisahan saya, menurut narasumber ternyata katanya pembuatan aplikasi ini dikaryakan kepada perusahaan professional, LG. Yah semoga saja lancar. Saya, atau kami, sih siap-siap saja memakainya asalkan itu aplikasi benar-benar aman.

Materi hari jumat ini selesai hanya sampai pukul 5 sore. Aslinya mungkin peserta diberi kesempatan untuk belajar, namun ya namanya bukan anak sekolahan lagi, malam hari malah digunakan sebagai ajang perpisahan. Untuk kelas kami, kami semua berkumpul di lobby untuk berkaraoke sambil bagi-bagi foto dan makan-makan. Lumayan asyik walaupun banyak yang jaim tidak berani goyang dan ikut karaoke, termasuk saya. Hahaha..

Hari keduapuluh (Sabtu, 22/10/11). The Judgment Day. Akhirnya tiba juga hari penghabisan itu. Dari jam 08.00-12.00, dalam dua sesi kami mengikuti ujian bersama. Karena gabungan dari 3 kelas maka ada dua tipe soal untuk menghindari contek-mencontek. Walaupun awam di bagian keuangan dan pelajaran akuntansi, saya cukup optimis dalam pengerjaan soal. Ada beberapa soal yang sama persis dengan latihan soal yang kebetulan saya dapat dari kawan. Padahal soal ini datang langsung dari Jakarta. Hahaha..

Setelah ujian saya ambil pesanan oleh-oleh di Pusat Jajanan Pandanaran, makan siang dan pamitan dengan kawan-kawan. Saya memang langsung pulang hari itu juga, bersama rombongan Purwokerto dan sekitarnya naik travel. Akhirnya selesai sudah petualangan 3 minggu di Semarang. Masalah hasil saya serahkan saja kepada Yang Di Atas. Lulus Alhamdulillah, gak lulus ya kebangetan. Hahaha..

Yang jelas, banyak ilmu baru dan teman baru yang saya dapatkan di sini. Kalau melihat kawan yang lain, ada yang kayaknya dapat jodoh juga di sini. Hahaha. Ya, pengalaman dan amanah yang cukup berharga bagi seorang pegawai seperti saya.

Iklan

2 responses to “PPAKP Minggu Ketiga (Terakhir)

  1. rino widodo Oktober 30, 2011 pukul 8:55 pm

    ya alhmdllh diklat sdh selesai mdh2an hasilnya bagus buat semuanya , terima kasih tak lupa salam buat seluruh peserta diklat ang II di semarang , i

  2. gusdek Juni 19, 2012 pukul 8:46 pm

    mana contoh soalnya.. bisa di download gak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: