Yasir Alkaf

Movie – Football – Book – Daily Life

RED (2010): Another Bruce Willis on Action

FILM ini memang film ‘lawas’, rilis sekitar Oktober 2010, namun kebetulan saya baru menontonnya kemarin malam sembari menanti laga West Ham vs Arsenal. Ketika film ini rilis sebenarnya saya ingin nonton film ini, apalagi pemeran utama aktor laga veteran kelas wahid, Bruce Willis, tapi karena kurang dana dan kebetulan Oktober waktu saya juga tersita bolak-balik Jogja-Semarang film ini lewat begitu saja. Baru kemarin ini saya menonton dan boleh dibilang saya cukup puas dengan laga dan cerita yang disajikan di film ini.

RED ini singkatan dari Retired: Extremely Dangerous, label yang disematkan pada pensiunan agen rahasia CIA tertentu. Adalah Frank Moses [Bruce Willis] pensiunan CIA, yang mencoba menjalani kehidupan pensiunannya dengan tenang. Kebetulan dia ‘naksir’ Sarah Ross [Mary-Louise Parker] customer service perusahaan tempat Frank menerima pensiun. Saat akan bertandang ke kota tempat Sarah bekerja, Frank mendapati rumahnya diserang oleh agen CIA. Dia menyadari telponnya disadap dan dirinya menjadi incaran pihak tertentu. Dengan demikian ia juga harus menyelamatkan Sarah sebelum mencari siapa yang mengincarnya.

Pertemuan pertama dengan Sarah, setelah sebelumnya hanya ‘date’ phone, tentu menjadi berantakan karena mereka berdua target pihak tertentu. Mereka kemudian menuju ke New Orleans untuk menemui Joe Matheson [Morgan Freeman] kolega dan mentor Frank yang sudah jompo. Dari dia Frank mendapat info bahwa skuad yang mengincar mereka diduga adalah suruhan CIA dan bertanggung jawab atas kematian seorang reporter beberapa waktu lalu. Sebelum dibunuh sang reporter meninggalkan catatan berisi orang-orang yang diduga menjadi target CIA, termasuk Frank.

Frank kemudian mengajak ex tim-nya, Marvin [John Malkovich] yang super paranoid, Ivan Simanov [Brian Cox] si agen Russia dan Victoria [Helen Mirren] sniper wanita ex-MI6. Mereka mendapati mereka berusaha dihabisi karena terlibat operasi rahasia Guetamala yang melibatkan Wapres AS saat ini. Dalam operasi itu sang wapres muda bertanggungjawab atas terjadi pembantaian massal penduduk lokal. Sang Wapres yang akan mencalonkan diri menjadi presiden perlu memastikan namanya tetap baik harus memastikan pihak-pihak yang mengetahui adanya operasi Guetama tersebut ‘hilang’, walaupun menggunakan cara yang tidak benar, menggunakan CIA.

Film ini mengahdirkan cukup banyak aktor gaek. Lumayanlah untuk bernostalgia. Bruce Willis tidak perlu dipertanyakan lagi karena masih sangat produktif walaupun sudah lumayan berumur. Morgan Freeman, ah lama tidak melihat kakek ini setelah berperan jadi Tuhan di Bruce & Evan Almighty serta jadi asisten Bruce Wayne di Dark Knight, juga tak diragukan aktingnya. Peran yang ia jalani menghadirkan sekian kejutan yang silahkan lihat sendiri di film ini. John Malkovich, nama yang kurang akrab tapi ketika melihatnya seperti pernah melihat di film lain. Ternyata setelah googling dia pemeran King Unferth di film Beowulf. Helen Miller yang terakhir saya ingat menontonnya berperan sebagai ibu Nicholas Cage di National Treasure 2. Di sini peran dia benar-benar beda dan btw seklias dilihat dia mirip JK Rowling ya? J. Julian McMahon si Victor von Doom di Fantastic Four juga banyak aktor gaek lain yang saya biasa lihat wajahnya tapi lupa main di film apa saja.

Film ini saya katakan alurnya sangat cepat. Meleng sedikit bisa ketinggalan cerita, tapi tak perlu khawatir karena cerita film ini tidak berat-berat amat dan banyak menyajikan adegan laga. Tak sampai 10 menit sejak film ini dimulai, ledakan dan action sudah dimulai. Padahal cerita juga belum dipahami bulat-bulat oleh penonton. Bahkan alasan kenapa Frank diburu juga baru diketehui di pertengahan film. Dan film ini juga mengahdirkan banyak konspirasi dan kejutan tak terduga di akhir film

Banyak ledakan di film ini, namun yang paling bagus menurut dsaya ada ketika duel satu lawan satu bak koboi jaman Wild West antara Marvin dengan agen undercover CIA. Sang agen menggunakan Bazooka atau mungkin juga pelontar RPG *saya tak terlalu paham senjata 😀* sementara Marvin menggunakan pistol biasa. Marvin menembak sedikit lebih lambat dari si agen karena ternyata Marvin mengincar hulu ledak dari peluru bazooka atau RPG yang ditembakkan si agen. Tembakan Marvin tepat sasaran dan meledak mengenai si agen. Luar biasa.

Bagi yang belum menonton film ini silahkan tonton. Insyaallah tidak kecewa. Karena ini film sudah beberapa bulan yang lalu hadir di bioskop, pasti sekarang CD atau DVD ori film ini sudah tersedia di rental film terdekat. Enjoy the explosive. <

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: