Yasir Alkaf

Movie – Football – Book – Daily Life

4 Kenorakan Pengguna Twitter (Indonesia)

TWITTER memang sedang popular, bila dibandingkan dengan Facebook yang sedang turun pamor. Kali ini saya sedikit akan menuliskan beberapa kelakuan norak dari pengguna Twitter terutama yang berada di Indonesia. Dari mana saya mengambil kesimpulan ini? Ya tentunya berdasarkan pengamatan saya pribadi. Sepakat atau tidak sepakat tidak masalah dan semoga tidak menyinggung beberapa pihak. Di dalam judul itu saya menggunakan “(Indonesia)” karena siapa tahu di luar negeri tidak seperti itu, walaupun sebenarnya kecenderungannya sepertinya sama. Baiklah langsung saja, 4 kenorakan pengguna Twitter (Indonesia) yang dapat saya temukan yaitu:

1. Menghina Artis-artis untuk Mendapat Perhatian

    Artis dan selebriti, baik lokal maupun interlokal mancanegara, memang banyak yang eksis di Twitter. Yang senang ya para penggemarnya karena bisa langsung kontak dengan me-mention mereka. Naifnya, sebagian dari pengguna Twitter itu mengharap secara berlebihan sang artis akan me-Retweet atau minimal me-Reply tweet mereka. Silahkan anda lihat saja profil pengguna Twitter non-seleb yang kebetulan di RT artis, anda akan menjumpai dalam satu halaman bisa ada beberapa tweet yang me-mention sang artis. Di situ letak kenaifan mereka, sudah barang tentu sang artis tidak akan bisa menjawab semua tweet-tweet mereka. Kalau mereka ngetweet sekedar balas kalian, bosan juga lama-lama kali.

    Yang tambah menyembalkan, disamping naïf beberapa diantara mereka naik level jadi norak. Demi mendapat perhatian artis jalan pintas diambil. Ejek saja sang artis, minimal katakan sombong tidak mau menjawab tweet mereka. Peluang di retweet jadi lebih besar, minimal akan mendapat klarifikasi dari dia.

    Namun tidak semua artis akan berbaik hati melakukan klarifikasi, biar bagaimana artis juga manusia yang bisa tersinggung. Sherina Munaf beberapa hari yang lalu tampak amat tersinggung karena dia dikatakan sombong karena dia tidak bisa berfoto bersama penggemar. Sang pengejek dan temannya saya lihat tampak ‘menikmati’ Sherina yang tersinggung itu. Yang lebih parah saat Armand Maulana yang juga dihujat gara-gara memposting dirinya sedang baju ‘anti Liverpool’. Reaksinya follower Armand yang Liverpudlian sungguh amat lebay. Mereka tampak amat tersinggung klub idamannya diejek. Padahal biasa juga kali ejek-ejekan apalagi itu klub luar yang segitu pentingnyakah harus dibela. Saya sempat search tweet yang memention dia dan luar biasa isi ejekan-ejekannya. Beberapa akhirnya memang dibalas oleh Armand karena dia benar-benar tersinggung.

    Tapi kalau dipikir DEMI DI-RETWEET apakah sampai harius segitunya. Yang ada kalian justru malah jadi tidak disukai sama sang artis. Bolehlah kita me-mention seleb atau menjawab tweetquetion seleb tapi ya jangan terlalu berharap dibalas. Ngapain juga, malah jadi makan hati kalau nunggu-nunggu kaya gitu.

    2. Memohon-mohon agar di follow back artis

      Iya pasti kita akan merasa sedikit atau banyak bangga kalau ada artis yang mem-follow kita, tapi apa ya sampai harus memohon-mohon untuk di-follow balik sama mereka? Emang kalau si artis mem-follow kita trus kenapa? Kita jadi bertambah follower gitu? Tidak. Tidak ada pengaruhnya sama sekali mau ada artis atau tidak di daftar follower kita. Paling ya yang kita dapat cuma bangga itu saja, tapi ya kebanggaan itu juga semu. Siapa coba yang tahu kalau ada artis follow kalian? Emang teman-teman kalian mengamati siapa-siapa aja follower kalian? Saya rasa tidak.

      Yang ada malah mungkin kalau artis dipaksa follow, dan mereka mau, tak lama kemudian akan unfollow. Ya ngapain juga mengikuti tweet-tweet orang yang tidak dikenal mereka? Lagian kebanyanakan artis sepertinya hanya ngobrol dengan sesama artis saja, atau teman yang benar-benar ia kenal. Mubazir juga ada artis di follower kalian kalau ternyata kalian dicuekin.

      Catatan untuk point ini adalah tentang para follower Justin Bieber. Saking berharapnya di-follow balik sama seleb itu dengan amat sering memention dia sudah amat sering nama dia tampil di Trending Topic. Bosan ngeliatnya.

      3. Me-retweet Permohonan Balasan Mention

        Ini khusus bagi seleb, terutama di Indonesia, yang sebagian dari mereka demen banget meretweet permohonan balasan mention ke dia. Mungkin biar kelihatan wah diantara follower-nya juga sekaligus biar kelihatan keren di mata artis-artis lain yang mungkin follower-nya tidak sampai memohon-mohon gitu.

        Saya sendiri sampai saat ini hanya mem-follow 4 artis yaitu @chua_kotak, @sherinamunaf, @radityadika dan @deelestari [dua nama terakhir lebih cenderung ke penulis] dan sepertinya mereka tidak seperti itu. Namun suatu kali ada tweet yang me-mention L*na Ma*a dan Ch*ky Sitoh*ng dan karena penasaran saya lihat halaman timeline mereka. Dan wow timeline mereka cukup dipenuhi balasan, RT pula, permohonan mention para fans-nya agar segera dijawab. Risih saya melihatnya, untung saya ga follow dia. Sebenarnya sebelumnya ada artis lain yang kebetulan saya follow dan sering seperti itu. Karena risih jadi saya unfollow saja. Sampai sekarang hanya 4 artis itu saja yang masih saya follow.

        Jadi ingat peribahasa Ada Asap Ada Api, yang kurang lebih artinya tidak ada satu perbuatan yang dilakukan tanpa penyebab. Seandainya para fans dan follower itu tidak memohon-mohon atau sering me-mention artis retweet permohonan ini pasti tidak akan ada.

        4. Chaining Retweet

          Istilah ini saya dapat dari Akhyar yang mana intinya di dalam satu tweet itu terdiri dari beberapa RT. Sambung-menyambunglah gampangannya. Iya saya paham banyak diantara pengguna Tweeter yang menggunakan RT untuk membalas tweet kawannya. Padahal sebenarnya itu membuat risih pengguna yang lain karena percakapan pribadi ngapain juga harus diumbar di depan umum. Yah untuk yang percakapan saya agak bisa memaklumi tapi untuk yang di dalam satu tweet ada lebih dari satu RT saya amat sangat risih. Apalagi kalau yang misalnya berbunyi seperti ini:

          RT @dahlia: sipidiii.. RT @melati: capeee RT @mawar: beep RT @melati: boop RT @anggrek: buup RT @dahlia: biip

          Kalau mau sambung-sambungan sejenis itu Twitter kurang tepat karena karakternya terbatas 140 saja dan yang menikmati hanya kalian saja, pengguna yang lain sangat risih. Perlu diingat, Twitter adalah Jejaring Informasi sementara Facebook adalah Jejaring Pertemanan. Untuk lebih puas chit chat sama kawan silahkan di Facebook saja biar lebih puas dan tak terbatas. Bukannya melarang tapi hanya menghimbau karena kadang yang jadi masalah ‘tersangka’ peristiwa itu adalah kawan kita sendiri. Kita mau unfollow rasanya koq ga enak, serba salah jadinya.

          ——

          Kurang lebih itu kenorakan-kenorakan yang saya temukan. Semoga tidak ada yang tersinggung. Sekedar memberi saran, kalau memang pengin ngetweet yang ngetweet aja. Tidak usah kalian terlalu risau memikirkan follower kita yang sedikit. Toh kalian juga bukan seleb inih jadi darimana juga kalian bisa dapat ‘fans’. Ngetweet aja hal-hal yang bermanfaat, nanti follower juga datang dengan sendirinya.

          Sama satu lagi, kalau kalian hanya mempergunakan Twitter hanya untuk follow artis dan update status-status bak ABG labil percaya saja kalian akan cepat bosan Twitter-an. Follow juga akun Twitter situs-situs berita, baik itu berita umum atau yang demen showbiz ya follow berita-berita artis. Kalau seperti itu kalian tidak akan cepat bosan karena kalian juga akan dapat informasi baru. Follow juga akun-akun real life dan akun-akun hiburan biar kalian juga bisa tertawa sambil Twitteran.

          By the Way, buat yang penasaran Twitter saya silahkan menuju ke @yasiralkaf. Kalau mau follow ya monggo, tidak ya tidak masalah. 🙂

          52 responses to “4 Kenorakan Pengguna Twitter (Indonesia)

          1. bay Mei 5, 2010 pukul 4:29 pm

            komentar tentang judul:
            kata NORAK ternyata bisa mendapat awalan dan akhiran ke-an
            hahaa…

          2. dwi Mei 6, 2010 pukul 7:05 am

            sungguh memalukannya….

          3. akhy Mei 9, 2010 pukul 11:51 pm

            *merasa namanya dipanggil*

          4. Ali Reza Juni 7, 2010 pukul 2:22 pm

            #4 mestinya ada di #1 😈

          5. Crazy Cow Juli 8, 2010 pukul 5:36 pm

            HagHag..
            Betul, ane malah tidak punya list artis di twitter ane, gan..
            Gak tau napa? Apa mungkin gak tau daftar twitter artis kali.. Maklum newbie+gaptek gan.
            http://www.twitid.tk/

          6. asep dadan januar Juli 19, 2010 pukul 2:29 pm

            bener Ban Get!!!!!!
            Setuju lach ama 4 kenorakan itu,,,,

            apa Lagi yang no. 1 & no. 4

          7. Mbah Bijak Juli 28, 2010 pukul 8:02 am

            “Sungguh Terlalu…………………”

          8. rusli Agustus 10, 2010 pukul 11:06 pm

            apa betul demikian . kl tak di balas ya udah lah

          9. akhy Agustus 17, 2010 pukul 11:38 pm

            numpang komentar lagi ah :))

          10. juna Agustus 21, 2010 pukul 10:50 pm

            trus enaknya diapain??

          11. Nisye Agustus 22, 2010 pukul 10:18 pm

            artikel ini ngga bisa di-tweet langsung ya? 😀 😀

          12. Efell Agustus 29, 2010 pukul 10:32 am

            beneeeeerrrr bgt setuju tuh! di bawa enjoy aja lah, n jgn terlalu berharap apalgi ‘Lebay”

          13. bimario September 1, 2010 pukul 1:34 pm

            bener banget gan, apalagi yg no.4, NORAKNYA NAUJUBILEH DAH

          14. rusabawean September 23, 2010 pukul 8:52 am

            setuju banget di poin 4 🙂

          15. fajarembun September 23, 2010 pukul 9:11 am

            yak! saya sepakat di point 4 juga..sperti Rusa..saya kadang jengkel..ikii maksut’e opooo…semuanya di mention dan kata utamanya cuman “PAGI”…wah,benar2 sudah jadi junker di dunia twitter deh…

          16. sisy November 1, 2010 pukul 3:07 am

            YAch , itulah adanya, mungkin mereka asal2 gaya aja punya twitter , apalagi kalau ada yg norak menyinggung aq delete aja dr pertemanan.

            Memang era Koprol,Twitter dan FB adalah eranya anak muda , jadi bahasa mrk juga aneh2!

            Wassalam

          17. murini faah November 19, 2010 pukul 12:20 pm

            ada yg lebih parah….katrok…saya sendiri…he-3…..belum bisa nge-tweet…Would u like to help me?tolong-2….never mind if u gak gelem…EGP.As u said,tweeter 4 information,FB 4 friendship.

          18. mila November 24, 2010 pukul 11:06 am

            hehehe idem gua juga kagak bisa n kagak ngarti ngetweet tuh apa…mending facebookan….

          19. bochil November 25, 2010 pukul 9:36 pm

            hahahaha bilang aja sendirinya gabisa retweet dan emang gapunya followers n gapernah di mention orang
            jadi buat alibi aja tuh bikin tulisan ga bermutu
            yg namanya pengamat tuh seharusnya bukan menjelek-jelekan orang (keliatan banget kalo sendirinya yg jelek bahkan sangat jelek)
            kalo tulisanya aja kaya gitu, malah nunjukin kalo gabisa menyusun kata-kata yg bagus dan bermutu
            twitter itu account pribadi, jd terserah yg punya mw digunain buat apa
            oyaa soal twitternya @sherinamunaf kayanya perlu di cek ulang deh kesoktauanya ahahha

          20. randy November 28, 2010 pukul 9:39 pm

            biasa aja tuch emang itu kan gunanx twitter, kalo g suka ke laut aja……COWO2 D ATAS MAHO SEMUA HA…HA….

          21. ladeva November 30, 2010 pukul 9:28 am

            Hahaha……emang kadang twitter artis gak penting. Tapi ada juga yang guna, dan dee lestari setiap ngetweet juga bagus2 🙂

          22. se7enwords Desember 3, 2010 pukul 11:57 am

            “Twitter adalah Jejaring Informasi sementara Facebook adalah Jejaring Pertemanan.”

            Setuju dengan kalimat di atas!

            Paling sebal kalo di Twitter malah update soal arisan, hang-out kemana malam ini, bla..blaaa…blaa…

            Tidak informatif dan bernilai berita

          23. m wijianto Desember 10, 2010 pukul 12:58 pm

            bukan orang indonesia kalo ga norak,berarti anda bkn asli org indonesia….dan uniknya itulah khasnya org indonesia….tp aku bangga jd org indonesia yang norak

          24. maRio Desember 10, 2010 pukul 3:35 pm

            suka2 yg punya acount lah mo ngp….klo g suka y g usah follow, gtu aja kok repot……

          25. jongos Desember 23, 2010 pukul 9:28 pm

            kethoe q kok podho wae yooooo pengen di rt ro pengen ngetwit nek ra salah paham lhooo iki ojo nesu wes akeh wong nesu raintok opo2 jare by u self wae yooooooo

          26. tiktik Desember 25, 2010 pukul 2:26 pm

            gua setuju sama bochil!!
            lagian ngapain sih lo ngurusin orang? urusin aja twitter lo sendiri. kalau anda merasa risih, ya ga usah punya twitter. beres toh

          27. Sharibganteng49 Desember 31, 2010 pukul 7:11 pm

            Aku setuju twitter INdon memang norak.Suka cari publisiti murahan selalusaja lebay. Cerita aslinya satu meter saja tapi di kasi panjang jadi satu KM.
            Ampun pak,ibu’……….

          28. Baguslah Januari 1, 2011 pukul 12:27 am

            yach baguslah kalo begitu, yang norak tetaplah norak. yang adem kayak ane mah ngikut aje. sapa tau ada yang beli produk gw kekekekekeke

          29. tety Januari 3, 2011 pukul 10:57 am

            sipp….bagus juga artikelnya…lebih baik follow penulis drpd artis..

          30. Arvianto Dwi Januari 11, 2011 pukul 11:12 am

            setuju mas.. bahkan saya hari ini mau closing account dan udh ngirim email ke support service twitter.
            bahkan mereka bilang, user indonesia ada di peringkat sepuluh besar terbanyak setelah amerika dan negara2 eropa. mereka malah takut klo user dr negara2 itu terus membengkak jumlahnya, server mereka down dan twitter ga bisa dipake lg.
            saya malah sampe nulis, saya ga mau jd salah satu org yg kmungkinan membuat twitter ga berfungsi..

            semoga user2 twitter indonesia lebih paham fungsinya.. ga cuma buat gengsi2an dan gaul2 gitu. skrng sy mulai merangkak di bidang development google wave. 😀

          31. Abahku Januari 31, 2011 pukul 7:33 am

            GITU AJA KOK REPOT………….Klo g suka yaa dijual aja tu komputer beli radio aja kan enak hanya dengerin lagu end reques teman dekat gampang tooo…g perlu dibaca hanya mendengarkan SAJA

          32. Lana Bahree Januari 31, 2011 pukul 11:14 pm

            Twitter twitter dia, biarin aja mau RT mau apa, g suka jgn d liat, lagian kaya situ admin twitter aja, sok sok ngatur2 pengguna twitter, admin twitter aja g ngelarang penggunanya posting caranya gmna! Aneh nih penulis, malu2in, jelek2in bangsanya sendiri, sesat!!!

          33. Janganngatur Februari 12, 2011 pukul 7:22 pm

            Ini org sok bgt sih , namanya juga Twitter yg artinya ”berkicau” , gak usah munafik deh jd orang , jangan suka ngurusin hidup orang , ni kan zaman udah berkembang , masih katro aja mass? Yaaa mending hidup di hutan deh , belagu amat kalo gak suka ya unfollow !! FUCK BANGSATTT LOOOO

          34. Janganngatur Februari 12, 2011 pukul 7:32 pm

            Hihhh geregetan gua ama nih mas mas , sok ngatur , hidup dimana sih , mulutnya kayak ibu ibu deh ngurusin orang . Terserah artisnya lah mau follback apa ngga mas brooooooo

          35. Yasir Alkaf Februari 14, 2011 pukul 9:09 pm

            @Janganngatur
            coba dibaca lg ya mas-nya tulisan saya itu. kalo ada yg kurang berkenan cb di tulis ketidaktepatan tulisan point by point biar saya bs luruskan kesalahpahaman anda.
            contohnya anda komentar:

            ‘Terserah artisnya lah mau follback apa ngga mas brooooooo’

            jawaban saya, coba anda baca baik2 point kedua tulisan saya yg bicara ttg memohon-mohn di follback artis. Lah kalo anda baca baik2 pasti anda paham ya saya itu bilang ngapain2 mohon2 folback. ga ada gunanya. hmpr ga mungkin artis mau follow kita. berarti kan senada dg komentar anda. lantas knp anda marah2?
            baca baik2 ya mas-nya..
            🙂

            -salam damai-

          36. kevin Februari 26, 2011 pukul 5:08 am

            @ yasir alkaf : maju terus dgn tulisan2 yang membangun & inovatif spya wong deso pada ngerti semua, gw aja mau resign dr twtr

          37. chila Maret 5, 2011 pukul 12:02 pm

            ydlh ga ush riet2 bgt ci ……………………………… santai z lh ??

          38. muti_hatii Maret 12, 2011 pukul 10:28 pm

            waduuhh.. trnyata yg biasa sy lakukan -dengan me-RT prcakapan sy dg teman- adl sebuah keNORAKan.. baru nyadar. tp thanks ud brbagi.
            ini hanya opini kan? bisa diterima.. bisa tidak. betul tidak?? 😛

          39. wenny addams Juli 7, 2011 pukul 7:14 pm

            ternyta ente juga ujung2nya ikut2an norak dgn minta difollow (walaupun agak disamarkan dengan ucapan kalo gk mau jg gak apa2) 😛

          40. diditserva November 29, 2011 pukul 5:32 pm

            makasih infonya gan

            salam blogger UPN “veteran” Jatim

          41. 98123217 Januari 28, 2012 pukul 8:38 pm

            wkwkwkwkwkwkwk memalu kan !!!

            sama aja.

          42. Edelweis Januari 28, 2012 pukul 8:40 pm

            ada lagi ga yg laeeen ….
            ??? 🙂 🙂

          43. Nahda Maret 29, 2012 pukul 3:35 pm

            Hahaha, untung aku ga kaya gtu 😀

          44. afifadila Juli 1, 2012 pukul 2:32 pm

            Suka blog ini 😀 bagus juga artikelnya, 🙂

          45. daka Juli 13, 2012 pukul 8:29 pm

            Suka Suka Pengguna Twit Dong Mwnya Gimna Gk Usah Giti Dong

          46. OKLAHOMAN BOY (@iGreyPod) Februari 13, 2013 pukul 12:06 am

            tapi yg nomor 2 saya kurang setuju. siapa yg ga senang di follow sama artis apalagi idolanya?(but not for indonesian artist-_-) slama ini artis yg follow saya tidak pernah unfollow saya. apalagi sdh 5x kejadian artis verified follow saya tnpa saya mention&follow mereka. so mungkin anda harus berpengalaman dulu baru bisa mengatakan hal itu:) maaf bila ada kata” yg tak berkenan, i just sayin’ 🙂

          47. OKLAHOMAN BOY (@iGreyPod) Februari 13, 2013 pukul 12:08 am

            tetapi untuk nomor 1,3 dan 4 saya setuju dengan anda 🙂

          48. Flaky Juli 17, 2013 pukul 12:05 pm

            Aku stuju bgt sama post ini ! 😀
            User twitter kbanyakn bgtu, sombong (kl difollow sama artis fav), trus bikin twitter itu kbnyakn krna gengsi ngliat orang pke twitter, ribet jg ngliat komen mereka yg pake RT” disambung gtu. Jadi kn ga jelas mksd nx
            Lbih baik facebook, meski yg pake nx ndeso, katro atau kampungan, tapi di sana bnyk hal” yg menarik & user fb ramah”

          49. jangfik September 1, 2013 pukul 8:17 am

            ya biarin ja, baru punya twitter kali 🙂 hehe

          50. er erot Januari 19, 2014 pukul 11:05 pm

            yg nulis ajah bego ga tau arti dan kegunaan twitter wkwkwkk

          51. ha Februari 3, 2014 pukul 11:29 pm

            Suka2 orangnya yang punyalah. Pengguna twitter ya terserah dia mau ngapain. Emang sih telalu nora wkwk-_- apalagi yang no4 itu emang bener bikin pusing-_- ane sih bangga kalo ada artis yang follow, tapi kalo artis indonesia sih engga, kalo luar baru bahagia :DDD yah pengguna blog wordpress juga suka2 dia mau ngepost apa kalo mau kritik & commentnya juga biasa aja kek sampe ada kata2 yang tidak perlu diucapkan ya sepertinya-_-

          Tinggalkan Balasan

          Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

          Logo WordPress.com

          You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

          Gambar Twitter

          You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

          Foto Facebook

          You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

          Foto Google+

          You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

          Connecting to %s

          %d blogger menyukai ini: