Yasir Alkaf

Movie – Football – Book – Daily Life

Alhamdulillah Dapat ‘Pacar’ Baru

BUKAN, ini bukan pacar seperti yang kalian bayangkan. Kalau pacar sebagai calon pendamping hidup siy saya sudah punya dan sampai sekarang masih selalu nyaman bersamanya, namanya Teariska Lukita. Pacar yang saya maksud di sini adalah Laptop baru. Yah, setelah hampir tiga bulan men-jomblo tidak bergaul dengan laptop di kosan karena si Axioo TVR 628P mati total, akhirnya kemarin hari Selasa [20/04/2010] saya mempunyai pendamping baru. Postingan blog Obrolan tentang Kampus Idaman menjadi postingan perdana yang dikerjakan lewat laptop ini.

Berhubung gara-gara Axioo yang mati kemarin saya jadi agak trauma sama brand lokal [mohon maaf harus berkata seperti ini], jadi saya memutuskan untuk ganti pilihan brand luar. Dan pilihan saya jatuh kepada merk Hewlett-Packard [lebih terkenal dengan singkatan HP] yang pada dasarnya harganya memang sedikit lebih miring. Saya memang tidak mau yang mahal-mahal karena masih dibelikan orang tua dan saya tidak mau orang tua saya menjadi seperti Gayus gara-gara harus memenuhi hasrat kekeluarganya. Pilihan saya jatuh pada HP COMPAQ 510. Dengan harga masih dibawah Axioo saya yang dulu tetapi Compaq 510 ini jauh lebih powerfull, baik itu secara processor, memory maupun yang lainnya. Berapa harganya silahkan cari tahu sendiri.

Selanjutnya mengikuti beberapa kawan yang menamai barang kesayangannya saya juga jadi ingin menamai ini laptop. Rasanya agak kurang enak juga kalau mau nujuk harus bilang ‘laptopku itu loh’. Minta saran ke pacar katanya kasih nama –Ichi– aja biar serasi dengan laptop dia yang  bernama –Amie– *tepok jidat*. Usulan pacar saya itu saya tolak karena rasanya terlalu sok imut untuk ukuran saya. Hahaha.. Sempat agak ngambek dia.

Saya tidak ingin menamai laptop saya seperti beberapa kawan menamai barang kesayangannya dengan nama-seperti-nama-wanita. Ada yang memberi nama Lenny, Presa, atau Feby. Kalau saya juga memberi nama laptop saya seperti nama wanita ntar mbok dibilang ikut-ikutan. Setelah berkontemplasi *jiah* beberapa saat, akhirnya saya menemukan nama yang cocok. Dengan membaca basmalah dan istighfar saya namai laptop HP Compaq 510 ini dengan nama OTONG, lebih tepatnya SI OTONG. Hahahaha…

Jadi kalau saya menulis Otong, berarti yang saya maksud berarti ya laptop saya. Kenapa saya pilih nama Otong ya karena saya suka aja. Yang jelas saya saat ini sangat nyaman dengan si Otong ini dan, yah, ibarat kata masih di masa-masa bulan madu. Kelebihan si Otong ini sepengamatan saya cukup tahan lama nge-ON, bisa nyampai 3 jam. Kekurangannya si Otong yang paling kerasa si Otong ini ternyata kidal. Hampir semua lubang ada sisi kiri. Sisi kanan hanya ada slot untuk optical drive.

Okeh bagi yang penasaran sama jeroan si Otong, berikut saya copaskan dari situs sebelah tuliskan speknya:

Platform Notebook PC
Processor Type Intel Core 2 Duo Processor
Processor Onboard Intel® Core™2 Duo Processor T5870 (2 GHz, FSB 800, Cache 2 MB)
Chipset Intel GM965
Standard Memory 2 GB DDR2 SDRAM PC-6400
Max. Memory 4 GB (2 DIMMs)
Video Type Mobile Intel(R) GMA X3100 256MB (shared)
Display Size 14″ WXGA TFT
Display Max. Resolution 1366 x 768
Display Technology Standard TFT
Audio Type Integrated
Speakers Type Integrated
Hard Drive Type 250 GB Serial ATA 5400 RPM
Optical Drive Type DVD±RW
Modem Optional
Networking Integrated
Network Speed 10 / 100 / 1000 Mbps
Wireless Network Type Integrated
Wireless Network Protocol IEEE 802.11b, IEEE 802.11g
Wireless Bluetooth Integrated
Keyboard Type QWERTY 82 keys
Input Device Type Touch Pad
Slot Provided Optional
Card Reader Provided SD, MMC
Interface Provided 3x USB 2.0, VGA, LAN, AudioWebcamera with Microphone
O/S Provided Pre-sales Request Available
Battery Type Rechargeable Lithium-ion Battery
Power Supply External AC Adapter
Dimension (WHD) 294 x 36 x 226 mm
Weight 1.68 kg
Standard Warranty 1-year Limited Warranty by Authorized Distributor
Bundled Peripherals Carrying Case
Others

Sama satu lagi yang agak aneh dari si Otong ini. Konon karena HardDrive-nya SATA jadi kalau mau nginstall XP harus ada perlakuan khusus. Jadi sebelumnya kita harus masuk ke BIOS-nya dulu untuk men-disable SATA-Nativenya. Kalau tidak seperti itu dijamin proses instalasi akan berhenti secara mendadak dan kita akan disuguhi blue screen. Caranya mudah koq. Setelah kita nyalakan laptop kita segera tekan F10. Setelah masuk BIOS pilih menu System Configuration -> Device Configuration dan pilihan SATA Native Mode diganti Disable. Hanya seperti itu dan selanjutnya install seperti biasa.

Okeh demikian dulu cerita tentang pacar saya yang baru si HP Compaq 510 a.k.a si Otong. Kalau ada cerita lagi segera saya kabarkan karena tak ada kabar yang tak kami kabar-kabari.

BUKAN, ini bukan pacar seperti yang kalian bayangkan. Kalau pacar sebagai calon pendamping hidup siy saya sudah punya dan sampai sekarang masih selalu nyaman bersamanya, namanya Teariska Lukita. Pacar yang saya maksud di sini adalah Laptop baru. Yah, setelah hampir tiga bulan men-jomblo tidak bergaul dengan laptop di kosan karena si Axioo TVR 628P mati total, akhirnya kemarin hari Selasa [20/04/2010] saya mempunyai pendamping baru. Postingan blog Obrolan tentang Kampus Idaman menjadi postingan perdana yang dikerjakan lewat laptop ini.

Berhubung gara-gara Axioo yang mati kemarin saya jadi agak trauma sama brand lokal [mohon maaf harus berkata seperti ini], jadi saya memutuskan untuk ganti pilihan brand luar. Dan pilihan saya jatuh kepada merk Hewlett-Packard [lebih terkenal dengan singkatan HP] yang pada dasarnya harganya memang sedikit lebih miring. Saya memang tidak mau yang mahal-mahal karena masih dibelikan orang tua dan saya tidak mau orang tua saya menjadi seperti Gayus gara-gara harus memenuhi hasrat kekeluarganya. Pilihan saya jatuh pada HP COMPAQ 510. Dengan harga masih dibawah Axioo saya yang dulu tetapi Compaq 510 ini jauh lebih powerfull, baik itu secara processor, memory maupun yang lainnya. Berapa harganya silahkan cari tahu sendiri.

Selanjutnya mengikuti beberapa kawan yang menamai barang kesayangannya saya juga jadi ingin menamai ini laptop. Rasanya agak kurang enak juga kalau mau nujuk harus bilang ‘laptopku itu loh’. Minta saran ke pacar katanya kasih nama –Ichi– aja biar serasi dengan laptop dia yang  bernama –Amie– *tepok jidat*. Usulan pacar saya itu saya tolak karena rasanya terlalu sok imut untuk ukuran saya. Hahaha.. Sempat agak ngambek dia.

Saya tidak ingin menamai laptop saya seperti beberapa kawan menamai barang kesayangannya dengan nama-seperti-nama-wanita. Ada yang memberi nama Lenny, Presa, atau Feby. Kalau saya juga memberi nama laptop saya seperti nama wanita ntar mbok dibilang ikut-ikutan. Setelah berkontemplasi *jiah* beberapa saat, akhirnya saya menemukan nama yang cocok. Dengan membaca basmalah dan istighfar saya namai laptop HP Compaq 510 ini dengan nama OTONG, lebih tepatnya SI OTONG. Hahahaha…

Jadi kalau saya menulis Otong, berarti yang saya maksud berarti ya laptop saya. Kenapa saya pilih nama Otong ya karena saya suka aja. Yang jelas saya saat ini sangat nyaman dengan si Otong ini dan, yah, ibarat kata masih di masa-masa bulan madu. Kelebihan si Otong ini sepengamatan saya cukup tahan lama nge-ON, bisa nyampai 3 jam. Kekurangannya si Otong yang paling kerasa si Otong ini ternyata kidal. Hampir semua lubang ada sisi kiri. Sisi kanan hanya ada slot untuk optical drive.

Okeh bagi yang penasaran sama jeroan si Otong, berikut saya copaskan dari situs sebelah tuliskan speknya:

Platform

Notebook PC

Processor Type

Intel Core 2 Duo Processor

Processor Onboard

Intel® Core™2 Duo Processor T5870 (2 GHz, FSB 800, Cache 2 MB)

Chipset

Intel GM965

Standard Memory

2 GB DDR2 SDRAM PC-6400

Max. Memory

4 GB (2 DIMMs)

Video Type

Mobile Intel(R) GMA X3100 256MB (shared)

Display Size

14 WXGA TFT

Display Max. Resolution

1366 x 768

Display Technology

Standard TFT

Audio Type

Integrated

Speakers Type

Integrated

Hard Drive Type

250 GB Serial ATA 5400 RPM

Optical Drive Type

DVD±RW

Modem

Optional

Networking

Integrated

Network Speed

10 / 100 / 1000 Mbps

Wireless Network Type

Integrated

Wireless Network Protocol

IEEE 802.11b, IEEE 802.11g

Wireless Bluetooth

Integrated

Keyboard Type

QWERTY 82 keys

Input Device Type

Touch Pad

Slot Provided

Optional

Card Reader Provided

SD, MMC

Interface Provided

3x USB 2.0, VGA, LAN, AudioWebcamera with Microphone

O/S Provided

Pre-sales Request Available

Battery Type

Rechargeable Lithium-ion Battery

Power Supply

External AC Adapter

Dimension (WHD)

294 x 36 x 226 mm

Weight

1.68 kg

Standard Warranty

1-year Limited Warranty by Authorized Distributor

Bundled Peripherals

Carrying Case

Others

Sama satu lagi yang agak aneh dari si Otong ini. Konon karena HardDrive-nya SATA jadi kalau mau nginstall XP harus ada perlakuan khusus. Jadi sebelumnya kita harus masuk ke BIOS-nya dulu untuk men-disable SATA-Nativenya. Kalau tidak seperti itu dijamin proses instalasi akan berhenti secara mendadak dan kita akan disuguhi blue screen. Caranya mudah koq. Setelah kita nyalakan laptop kita segera tekan F10. Setelah masuk BIOS pilih menu System Configuration -> Device Configuration dan pilihan SATA Native Mode diganti Disable. Hanya seperti itu dan selanjutnya install seperti biasa.

Okeh demikian dulu cerita tentang pacar saya yang baru si HP Compaq 510 a.k.a si Otong. Kalau ada cerita lagi segera saya kabarkan karena tak ada kabar yang tak kami kabar-kabari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: