Yasir Alkaf

Movie – Football – Book – Daily Life

Dua Puluh Dua Tahun Sudah Saia Hidup di Dunia

SENIN, 22 Juni 2009 saia resmi menapaki umur dua puluh dua tahun. Memang benar kata mas BayKun, rasanya 22 tahun berlalu begitu cepat. Kalau diingat banyak sekali kenangan-kenangan manis selama saia menjalani hidup ini. Masih ingat sekali pas zaman saia masih TK di ajak ayah ibu ke Monumen Jogja Kembali bertiga saja. Adik saia ditinggal di rumah karena masih terlalu kecil sementara perjalanan ke sana harus menggunakan kendaraan umum. Juga saat SD kelas 1 saia begitu merengek-rengek minta dibelikan sepeda dan ternyata setelah dibelikan sepeda itu tidak pernah saia pakai hanya gara-gara saia jatuh saat pertama mengendarainya.

Ingat-ingat zaman SD dulu saia juga pernah cukup membanggakan orang tua karena saia konsisten mendapat ranking dua di tiap kelas. Saking konsistennya sampai-sampai ketika teman yang ranking satu pindah saia tetap di rangking 2. Justru teman yang ranking 3 yang naik menjadi ranking pertama. Zaman SD dulu saia juga cukup aktif di Pramuka dan juga menjadi Dokter Kecil. Regu Pramuka saia dulu bahkan sempat ikut lomba entah apa namanya saia lupa sampai ke tingkat kabupaten. Di tingkat kabupaten regu kami, Barung Hijau namanya, hanya dapat juara harapan 3. Kata guru saia dulu itu sangat bagus, padahal yang namanya kalah ya kalah.

Yang lucu dulu pas zaman SD saia juga membuat semacam geng sekolah bernama Golden Dragon. Ada tujuh orang dulu, tapi saia sudah lupa nama-nama kawan saia itu. Bersama mereka kegiatan rutin kita selalu keluar lingkungan sekolah saat istirahat meski sebenarnya itu dilarang. Akibatnya kami kadang sering terlambat masuk kelas. Namun kami jarang dimarahi karena ada saia. Di sekolah saia, anak-anak yang rankingnya agak tinggi memang sering mendapat semacam keistimewaan dari guru. Tidak mengerjakan PR-pun tidak masalah.Tapi seingat saia, saia selalu konsisten mengerjakan PR-PR saia.

Pelajaran yang paling saia benci saat itu adalah olahraga renang. Setiap ada renang hampir pasti saia tidak ikut. Hukumannya biasanya lari keliling lapangan dua kali. Namun saia lebih memilih itu daripada harus keluar duit untuk masuk kolam renang. Hahaha… Masa-masa SD memang menyenangkan. Jadi kangen sama teman-teman dan guru-guru SD. Yang saia ingat teman SD se-geng saia ada Andri, Bayu dan Arif. Yang lainnya sudah lupa karena kita sudah tidak pernah kontak lagi. Guru ada Bu Sol, Bu Uut, Bu Rose, Bu Na’imah dan pak Wahyudi. Yang paling galak pak Wahyudi, paling baik hati Bu Sol

Masuk SMP mulai agak badung cuma agak lho ya, harap dicatat. Mulai kenal dengan yang namanya play station. Cukup rutin dulu saia bermain. Partner saia waktu itu si Syarif, Yasir sama Pandu. Guru Besarnya si Yasir bukan Yasir Alkaf atau Yasir Fuadi tapi ini Yasir yang lain. Mainnya di komplek belakang sekolah. Sayang beberapa waktu yang lalu saat saia pulang kampung rental PS itu sudah bubar.

Di SMP pengalaman yang cukup berkesan gabung di Drum Band SMP. Waku itu saia megang bass drum. Yang jadi masalah, bass drum Cuma ada dua sementara pemainnya ada 4. Jadinya saat ada festival pada rebutan pengin main. Hahaha…

Zaman SMA kehidupan saia cukup lurus-lurus saja. Sempat ikut Merpati Putih tapi berhenti di tengah jalan gara-gara keder saat diharuskan bertanding dengan kawan. Setengah tahun pertama saia masih akif latihan tapi begitu sudah mulai bertanding saia mundur teratur karena keder juga kalau harus bertarung. Sempat bangga juga di kalangan SMA se-Purwokerto yang lain karena sekolah kami merupakah sekolah yang pertama menerapkan KBK [Kurikulum Berbasis Kompetensi]. Hanya 40 sekolah di Indonesia yang saat itu menjadi sekolah percontohan. Yang cukup membaggakan adalah setiap hari rabu-kamis kami memakai seragam identitas sekolah. Belum ada SMA yang memakai seragam identitas saat itu.

Selepas SMA saia kuliah di Universitas Islam Indoenesia. Saia masuk kampus ini tidak sengaja. Awalnya saia mencoba UM UGM. Beberapa hari setelahnya ternyata ada UPCM UII jaur cepat II. Atas saran ayah dan ibu, saia diminta ikut. Hasilnya saia gagal diterima di UGM tapi diterima di UII. Tidak sengaja memang, tapi tidak pernah saia menyesal karena di UII saia bertemu dengan teman-teman yang luar biasa baik teman-teman di LPM PROFESI maupun Informatika khususnya kelas B. Kesulitan yang dialami hanya ada di saat-saat pertama kuliah karena belum terbiasa hidup tanpa orang tua.

Kalau mengenang dua puluh dua tahun perjalanan hidup pasti tulisan ini akan sangat panjang. Tapi 22 tahun itu memang sungguh berasa amat singkat. Rasanya baru kemarin saia di ajak piknik oleh Ayah Ibu saia. Rasanya baru kemarin saia ribet daftar sekolah, tegang menanti raport yang sedang diambil ibu, belajar main PS, mengalami masa sulit di awal ngekos juga magang di LPM PROFESI namun itu sudah lama terjadi. Sekarang saia sudah tidak magang lagi di LPM PROFESI tapi menjadi Pemimpin Umumnya. Saia sudah tidak perlu menunggu ibu saia mengambilkan rapor buat saia, malah saia mengambilkan rapor adik saia. Orang tua saia sudah tidak perlu mengajak saia piknik atau jalan-jalan karena saia sudah bisa dan sering jalan-jalan sendiri.

Yang jelas di umur 22 ini saia merasakan tanggung jawab yang cukup tinggi. Target saia tahun ini saia harus selesai kuliah. Proposal Tugas Akhir Alhamdulillah sudah diterima kemarin dan sudah mulai dikerjakan. Sebagai anak laki-laki sekaligus anak sulung saia harus menjadi teladan bagi adik saia. Saia ingin meniru ayah saia yang bisa sukses. Meski sudah lulus sekalipun kemungkinan besar saia tidak akan pulang kampung tapi saia akan mencari jalan hidup saia sendiri.

Role model saia tentu saja ayah saia. Dulu ayah saia merantau ke Kalimantan selama bertahun-tahun sebelum akhirnya dipindahtugaskan ke Jawa. Saia sendiri menyaksikan sendiri perjuangan ayah saia itu mulai saat rumah masih ngontrak sampai sekarang sudah punya rumah di Purwokerto dan satu rumah lain di Kebumen sebagai persiapan pensiun beberapa tahun lagi. Berangkat kantor dulu pakai motor, kemudian dapat mobil dinas dan akhirnya bisa memiliki mobil sendiri. Cita-cita saia ingin seperi ayah saia yang bisa menapaki sukses dari bawah itu. Dan untuk menapaki itu harus dimulai dengan meraih gelar sarjana saia dulu. Semoga saja cita-cita saia itu bisa mulai terwujud di usia saia yang ke-22 ini.

10 responses to “Dua Puluh Dua Tahun Sudah Saia Hidup di Dunia

  1. Siais Juni 23, 2009 pukul 7:26 am

    Selamat Ultah ya… semoga tambah suses nih…

    dukung n komen ya di http://www.ais-story.co.cc/2009/06/stop-dreaming-start-action.html

  2. bay-kun Juni 23, 2009 pukul 9:59 am

    umur 22 ulang taun tanggal 22
    wah primbonnya bagus nih taun ini, apalagi di tambah pas ulang taun jakarta…

  3. Yasir Alkaf Juni 23, 2009 pukul 12:21 pm

    belum tahu aja kmu yok. ada sau lagi sbnrnya, harinya pun sama2 saat lahir dulu yaitu hari SENIN

  4. 1kepinghati Juni 23, 2009 pukul 2:03 pm

    Assalamu’alaikum, warohmatullahi wabarakatuh,

    Wah!!!!!
    Ada yang baru lahir,….
    “…..Selamat Milad, Ya Yasir Alkaf……”
    meskipun telat, doa tetap mengalir…
    Semoga ke depan nya bisa menjadi lebih baik lagi, dan tetap menjadi anak yang berbakti pada kedua orang tua,
    Aamiin…

    Salam Ukhuwah,

  5. zairiz Juni 24, 2009 pukul 6:26 am

    wew….cita cita yang bagus…..

  6. pelangiituaku Juni 28, 2009 pukul 1:39 pm

    Happy b’day!!!
    O-tanjoubii omedetou gozaimasu..
    selamat ulang tahun iah kak^^semoga apa yang dicita-citakan selama ini dpt terkabul..amiinn..

    salam kenal,,
    mari berkawan dengan pelangi…

    http://pelangiituaku.wordpress.com

  7. Yasir Alkaf Juni 28, 2009 pukul 5:49 pm

    :keping hati + zairiz + pelangi
    terima kasih atas doa dan kunjungannya
    ^_^

  8. Pingback: Review 2009 dan Resolusi 2010 « Yasir Alkaf

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: