Yasir Alkaf

Movie – Football – Book – Daily Life

JK-Win , SBY-No, Mega-Pro

Ada sesuatu yang menarik jika SBY benar-benar memilih Boediono sebagai cawapresnya. Singkatan dua tokoh itu menjadi sangat tidak bagus, SBY-No. Bandingkan dengan Jusuf Kalla dan Wiranto yang menggunakan JK-Win, tentunya singkatan itu jauh lebih bagus. Memang branding SBY-No itu masih belum resmi, lha wong cawapresnya bener Boediono atau bukan juga masih belum jelas. Namun kebiasaan ajang pemilihan presiden atau kepala wilayah apapun sekarang disemarakan dengan branding singkatan semacam itu. Jadi menarik untuk ditunggu, branding apa yang akan dipakai SBY-Boediono.

Berbicara mengenai branding SBY-No, ternyata sudah banyak yang membahasnya. Saya pertama kali menjumpainya di salah satu berita okezone. Iseng-iseng googling malah ketemu polling singkatan apa yang cocok dipakai SBY-Boediono. Searching SBY-No di wordpress ternyata ada 13.005 tulisan yang menggunakan tag itu. Jadi ternyata branding SBY-No sudah sangat popular.

Utak-atik branding lagi, seandainya satu calon presiden lagi yaitu Megawati memilih Prabowo sebagai cawapresnya maka singkatan mereka pun cukup bagus. Singkatan yang bisa mereka gunakan adalah Mega-Pro, sebuah singkatan yang tak kalah berenergi dengan JK-Win. Apakah singkatan-singkatan ini akan diapakai para capres-cawapres nanti? Mari kita tunggu…

___update____________

ada usulan dari saudara ProGolput ttg usulan nama pasangan SBY-Boudiono, dan ini sepertinya jauh lebih baik daripada SBY-No yg terkesan negatif. Dan usulan tersebut adalah:

.: SBY-Udin :.

[smoga g kena pasal penghinaan terhadap kepala negara ^_^]

Iklan

12 responses to “JK-Win , SBY-No, Mega-Pro

  1. nusantaraku Mei 14, 2009 pukul 7:17 pm

    Yang pasti SBY tidak akan menggunakan term SBY-No. Hanya lawan-lawannya yang akan menggunakannya SBY-No. Dan tentunya pendukung SBY-No tidak menyukai branding ini. Karena SBY-No artinya tidak untuk SBY…
    Hm… tahu gak, SBY-No sudah 6 kali saya tulis…

  2. Yasir Alkaf Mei 14, 2009 pukul 10:29 pm

    hehehe, bodoh sekali kalo mereka pake SBY-No. Saia malah sbnrnya penasaran, siapa ya yg dpt ilham bikin tu singkatan?? ^_^

    __
    iya, saia sudah baca tulisan blog Nusantara ttg SBY Budiono. Cukup rutin saia membacanya,,

  3. ilyas Mei 14, 2009 pukul 11:28 pm

    Selain SBY-no singkatannya jadi aneh. SBY-bud, SBY-dio, SBY-B, aneh semua…
    ato paling bisa tu SBY-Ono..
    Mega-Pro,gampang nih nyari sponsor.brand ny da dikenal pasar..
    JK-win, klau dibaca cepet mlh jadi J-Kawin.kpn si J mo kawin..???

  4. ProGolput Mei 15, 2009 pukul 3:03 pm

    Akan lebih cocok kalau pake Sby-Udin ,slogan:biar lambat asal selamat.
    Jk-Win . Jk the Winner.
    Mega-Pro, Mega Pro rakyat.
    Ariel-Luna.mimpi yang tak sempurna

  5. omiyan Mei 15, 2009 pukul 3:59 pm

    hahahahha ketawa sendiri jadinya baca koemntar diatas hihihihi

  6. Pingback: Tentang Deklarasi Pasangan SBY-Boediono « Yasir Alkaf

  7. taicintoi Mei 16, 2009 pukul 11:24 pm

    Itulah tidak sportifnya bangsa kita.
    Yang kalah pasti tidak pernah puas terhadap yang menang.
    Bagaimana kalau kubu Megawati-Prabowo yang menang, ??
    apa akan dibuat namanya nanti jadi Gawat-Bo ???
    Sebaliknya kalau kubu Jusufkala-Wiranto yang menang, ??
    apa akan dibuat namanya juga menjadi JLO ???
    (JLO = Jennifer Lopez // artis amrik yang berbokong paling sexy).. 🙂
    …duh gawat juga nih !!!

    Salam.

  8. jafarudin Mei 17, 2009 pukul 2:21 am

    Ha…a
    Gtu ja repot ya liat ja deh siapa yg mnang kta dkung ja urusan nma bkan brati kinerja
    yg pnting sang kandidat siap2 ja mnerima kkalahan.to biasanya d negri kta yg kalah tu nanti
    bikin2 mslah mnta d pilih ulang.Sayang kn duitnya mndngan buat pasilits negri ini apa ke yg
    blom ada.Ok coy……
    SIAP2 YG KLAH LAPANG dAda.Yg mnang jngan Sombong

  9. Yasir Alkaf Mei 17, 2009 pukul 9:03 am

    hihihi, saia non partisan mas. jadi tdk memihak manapun.
    hmm, dr beberapa komentar tnyata banyak singkatan ‘menarik’ ya ttg capres indonesia?

    SBY-Boediono:
    SBY-No
    SBY-Udin
    SBY BerBUDI -> singkatan resmi mereka

    Megawati-Prabowo:
    Mega-Pro
    Gawat-Bo

    JK-Wiranto:
    JK-Win
    JLo -> walopun agak aneh, image Jusuf Kalla adalah JK bukan JL

  10. Okky Zulindra Mei 18, 2009 pukul 2:45 pm

    Emang sekarang udah SBY Berbudi…

    tapi yang jadi pertanyaan adalah…

    Kemana perginya Bapak Sultan Hamengkubuwono X yang udah didukung rakyat DIY n’ yang dulu2 ekspos ke media bahwa dia siap jadi Capres 2009, nyatanya sekarang cuma ada 3 calon..??

    Terus dari ketiga ini siapa yang kan jadi pemenangnya..??

    And the winner is…

  11. Callighan Mei 27, 2009 pukul 12:07 am

    Okky, syarat untuk dapat menjadi calon presiden atau wakil presiden adalah diajukan oleh partai atau gabungan partai politik yang memperoleh minimal 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara total nasional.
    Kalau HB-X tidak menjadi calon, itu artinya dia tidak diajukan oleh parpol yang memenuhi syarat persentase.

  12. dan di Juni 10, 2009 pukul 3:32 am

    kenapa bukan SBY-BON

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: