Yasir Alkaf

Movie – Football – Book – Daily Life

Jasmerah

Jasmerah ini adalah sebuah akronim yang konon diciptakan oleh Bung Karno, Presiden pertama kita. Jasmerah ini adalah sebuah akronim dari JAngan Sekali-kali MElupakan SEjarah. (Selain Jasmerah ada lagi akronim terkenal yang katanya dikreasikan oleh bung Karno yaitu berdikari atau BERdiri DI atas KAki sendiRI). Terlepas benar tidaknya akronim ini karya Bung Karno atau bukan (maklum saia lahir bertahun-tahun setelah beliau wafat) saia kira penting bagi kita semua untuk meresapi makna di balik akronim itu.

Sepahit apapun sebuah sejarah kita tetap tidak boleh melupakannya agar kita bisa mengambil pelajaran darinya. Dua bulan ini sebenarnya ada tiga peristiwa sejarah penting yang dialami bangsa Indonesia. Nah, sayang tampaknya banyak rakyat Indonesia yang lupa dengan peristiwa ini. Penyebabnya saia kira karena rakyat sedang sibuk menikmati idul Fitri dan media sedang sibuk mengulas krisis ekonomi global.

Sekian puluh tahun yang lalu tanggal 30 September PKI berusaha memberontak dari negeri ini dan menculik serta membunuh para perwira tinggi TNI. Peristiwa ini konon merupakan salah satu sejarah kelam bangsa ini. Ideology bangsa dicoba dirubah menjadi dari Pancasila menjadi komunis oleh PKI. Tapi pemberontakan itu meskipun sampai mengorbankan nyawa para Jendral TNI tidak berhasil dilaksanakan. Itulah mengapa 1 Oktober ditetapkan menjadi Hari Kesaktian Pancasila karena ternyata Pancasila mampu melewati tantangan itu.

Namun sayangnya di tahun ini peristiwa itu seakan terlupakan dan tertutup oleh hingar-bingar kegiatan lebaran yang kebetulan jatuh pada tanggal 1 Oktober ditambah lagi berita adanya krisis ekonomi global. Koran dan televise setahu saia sama sekali tidak memberitakan paling tidak upacara kenegaraan yang biasanya diadakan setiap tahun. Saia jadi curiga jangan-jangan tahun ini tidak ada upacara. Memang siyh tanggal 1 itu hari libur tapi seminggu sesudahnyapun tidak ada pemberitaan adanya kegiatan itu.

Saia juga sempat kecewa karena televise juga tidak ada yang menayangkan acara tentang G30S/PKI itu. Untung saja hari kamis kalo tidak salah TVOne lewat acara Debatnya membahas masalah ini. Meskipun saia tidak nonton (lebih berat ke serial Heroes) ternyata masih ada sedikit pihak yang peduli akan sejarah ini.

Bahwa dunia sekarang sibuk dengan krisis ekonomi global saia paham tapi tolong berilah sedikit perhatian tentang ini. Kita harus belajar dari sejarah untuk tetap mepertahankan dan meyakini Pancasila sebagai dasar negera kita bukan komunis, liberalis, agam tertentu juga ideology lainnya. Saia malah sedikit respek kepada mantan Presiden Soeharto yang dulu rutin menayangkan documenter pemberontakan PKI tiap 30 September. Meskipun konon film itu penuh rekayasa, paling tidak kita tetap ingat akan peristiwa itu.

Satu lagi peristiwa sejarah penting dibulan ini adalah 12 Oktober beberapa tahun yang lalu (saia lupa kapan tepatnya, 2002 klao ga salah) Imam Samudera cs, kumpulan orang yang merasa paling paham agama Islam, meledakan kafe di Bali yang menimbulkan banyak korban. Peristiwa yang sangat mencoreng nama Indonesia. Lagi-lagi hanya TVOne yang tampaknya peduli dengan menyiarkan tayangan peristiwa ini. Yang lain tidak ada (nggak tahu MetroTv ya, di purwokerto nggak tertangkap siyh). Pemerintah melalui Presiden juga tidak mengeluarkan statement satupun.

Semoga sedikit terlupakannya beberap peristiwa sejarah ini hanya terjadi di tahun 2008 saja. Dan semoga ini juga lupa yang disengaja tetapi lebh karena banyaknya masalah lain yang harus dihadapi dank arena adanya benturan dengan hari raya Idul Fitri. Kalau benar-benar lupa kasihan sekali bangsa ini. Sejarahnya sendiri dilupakan.

5 responses to “Jasmerah

  1. iamjuz Oktober 13, 2008 pukul 3:31 am

    ttg bom bali…
    teringat kemaren baca di koran, dgn JUMAWA nya Imam Samudera ngomong gini :
    “Saya yakin pemerintah tidak akan mengeksekusi mati kami, karena hidup mati seseorang itu hak Allah, bukan pemerintah manapun”

    Hmmm… jd rancu…
    ratusan orang meninggal -termasuk saudara2 muslim kita, tanpa bermaksud mengesampingkan yg lain- akibat bom yg mereka bikin, itu gimana donk? hidup mati mereka bukan hak Imam Samudera cs juga kan?

    Lagian keknya dulu (setaun-dua tahun yg lalu) pernah juga terlontar dari mulut Imam Samudera sendiri, bahwa pengadilan jangan ragu-ragu menjatuhkan hukuman mati sekalipun, karena dia YAKIN akan mati syahid…

    Yg mengatur syahid/tidaknya… itu juga hak mutlak ALLAH, kan? bukan saudara2 kita ini yg -saya senada dgn yasiralkaf- merasa paling sempurna iman dan agamanya…

  2. bay-kun Oktober 13, 2008 pukul 7:58 am

    wah…wah… bang alkaf, yang ketinggalan berita atau diriku yang selalu update berita…
    upacara tetap ada di lubang buaya yang di hadiri presiden, hanya saja waktunya malam hari di kerenakan tanggal 1-nya diadakan sholat ied di istiqlal…

    mengenai G 30 S //mirip plat motor atw mobil yak.. tv milik bang one menayangkan pembahasan tentang penemuan terbaru tentang peristiwa itu, hanya saja tidak bertepatan pada tanggal 1, namaya juga lagi cuti bersama, tepatnya di acara PaKbrIndo, akhir pekan…

    mengenai bomb bali, nonton film versi indonesia-nya juga asik, “Long Road to Heaven”

  3. Yasir Alkaf Oktober 13, 2008 pukul 12:03 pm

    juz:
    yah rombongan orang2 itu memang ke-pede-an. Apa yg dilontarkan juga naif bgt seperti yg ditulis mas Juz itu. Bayangkan saja ada 100 orang seperti itu, hancur kali Indonesia ya…

    baykun:
    owh upacara ttp ada ya? Bagus lah. kirain ga ada. mskipun formalitas saia kira upacara memang hrs ttp ada. sebagai peringatan-lah. Hari2 menjelang ramadhan berkahir sibuk ibdah siyh, jadi ga sempat nonton tv. Hayah. Becanda ding, H-1 aku brarti lagi otw ke kebumen trus mlmnya juga emang ga nonton TV jadi ga update yah.

  4. iamjuz Oktober 15, 2008 pukul 4:17 pm

    Long Road to Heaven…

    Blm sempet nonton siy, tp dapet review dr temenku yg udah nonton. Dia bilang gini :

    “Aku keluar dr bioskop pas di tengah2 film… Aku, dan beberapa orang lainnya… sumpah, 15rb* yg mengenaskan…”

    *waktu itu 21-amplaz masi 15 rb..

  5. Pingback: Kaleidoskop Yasir Alkaf 2008 « Yasir Alkaff

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: