Yasir Alkaf

Movie – Football – Book – Daily Life

SMS Lebaran

Satu yang pasti ada dari lebaran selain ketupat dan opor ayam adalah sms lebaran. Semua yang punya hp ketika malam lebaran atau beberapa hari sebelumnya sibuk menerima dan mengirimkan sms ke teman-temannya. Sms lebaran ini bahkan sampai mengalahkan trend kartu lebaran yang sebelumnya sangat merajalela. Saia masih ingat sekitar tiga tahun yang lalu ayah saia masih banyak menerima kartu lebaran dari beberapa relasinya. Sekarang? Cuma ada satu. Itupun dari saudara yang tinggal di salah satu ponpes Kebarongan Banyumas. Yang lain cukup kirim sms saja. Ada yang rugi ada yang untung. Yang rugi jelas kantor pos karena berkurangnya orang yang mengirim kartu ucapan lebaran lewat pos. Yang untung juga jelas, operator selular.

Okelah, terserah siapa yang untung siapa yang rugi. Yang jelas saia sendiri juga menerima beberapa sms. Ada yang dari saudara, kawan kuliah, sahabat SMA, pengurus LPM PROFESI, teman dari LPM lain di lingkungan UII, juga dari organisasi lain.  Isinya juga macam-macam. Ada yang pakai teks Arab, disisipi puisi atau kata mutiara, pantun, bahasa Jawa, mengatasnamakan organisasi bahkan ada juga yang sambil numpang iklan blog (kalau saia siy sudah mengiklankan blog ini empat hari berturut-turut saat sahur, memanfaatkan sms gratisan dari operator seluler dan hasilnya lumayan efektif menyesatkan orang untuk melirik blog ini meskipun mereka tidak meninggalkan komentar).

Terus terang saia pribadi agak kecewa karena ada beberapa pengurus PROFESI yang tidak mengirim sms sama sekali ke saia. Dulu siy pas saia masih menjadi staf, saia selalu mengirimkan sms ke PU saia. Katanya kan silaturahmi itu dilakukan dari anak ke orang tua, dari yang muda ke yang tua atau dari bawahan ke atasan dan sebagainya. Hayah sok penting banget siy minta di-sms.
Nah dari beberapa sms yang masuk saia menangkap beberapa keanehan. Tidak bermaksud menghina atau menyalahkan, Cuma kalau dipikir-pikir lucu ajah.

Pertama. Tiba-tiba banyak orang yang menjadi puitis. Contohnya: “Kala khilaf & dosa bagai butir pasir di pantai. Maka hanya hati seluas lautanlah yg mampu memaafkannya…..”. Yang merasa ngirim sms ini maaf yak karena saia jadikan contoh. Masih banyak lagi sms sejenis itu. Agak aneh karena setahu saia dalam kesehariannya banyak yang kirim sms sejenis ini  jauh dari tipe orang yang puitis. Lain halnya kalo orang itu memang puitis macam orang ini, jadi kirim sms puitis pun tidak aneh.

Kedua. Kenapa harus membawa nama keluarga. Misalnya “Jeruk dan keluarga mengucapkan…”. Kalau menurut saia siy ketika kita menulis seperti itu berarti keluarga yang dimaksud adalah istri dan anak-anak kita. Kalau belum menikah ya tidak perlu-lah menulis “…dan keluarga”. Kalau keluarga yang dimaksud ayah, ibu dan kakak/adik juga rasanya koq kita juga tidak berhak lho. Yang berhak mengatakan seperti itu ya sang kepala keluarga alias ayah kita. Kalau anak membawa-bawa ayah-ibu rasanya gimana gitu. (Ketika saia menulis tulisan ini saia belum tahu kalo ternyata teman saia juga menulis tulisan sejenis ini. Saia tidak bermaksud mencuri ide lho, cuma berarti kita satu frame pemikiran. Hehe..)

Ketiga. Salah menulis tulisan Arab. Maksud hati mengucapkan Minal ‘Aidzin wal Faidzin dalam tulisan Arab apa daya ternyata salah tulis. Coba bandingkan dua gambar berikut:

Tidak perlu paham bahasa Arab untuk mengetahui gambar yang sebelah kiri tulisannya salah. Asalkan bisa baca huruf Arab pasti tahu tulisan itu salah. Tapi entah karena terburu-buru ingin lekas kirim sms atau bagaimana sampai tulisannya tidak di cek dulu. Anehnya lagi tidak hanya dari satu orang tapi dari dua orang yang tidak saling kenal. Satu kawan SMA sementara satunya teman kuliah. Siapa sumber pengirim sms salah itu saia tidak tahu. Yang jelas sms salah itu sudah menyebar. Coba cek sms lebaran kalian, kalau belum dihapus. Siapa tahu ada sms seperti itu.

Terlepas dari tiga keanehan itu, saia mengucapkan terima kasih kepada sahabat-sahabat yang telah repot-repot mengirimkan sms. Sebagai bentuk dedikasi saia, saia pilih tiga sms terbaik. Dan tiga sms beruntung itu dari yang teratas adalah:

  1. Dan pada inap resah di ulu bibir aku menengadah menuju hujan, menuju bulan, menuju Tuhan akan segenggam biru yg kau redam, akan sepotong maaf yg kau eram. :Ben [sms dari Beben si Penyair Bergitar]
  2. Jangankan kata/prilaku. Bahkan kadang hanya diam/senyum pun bisa mjd hama kesalahpahaman yg merusak pohon interaksi kita. Saya mohon trimalah maaf ini sbg pupuk agar menghasilkan bunga & buah silaturahim, persahabatn & persaudaraan kita yg lebih segar,manis & wangi daripada sebelumnya. Selamat Hari Raya Idul Fitri. Mohon Maaf Lahir & Batin. Puji & keluarga. [sms yg sangat panjang dari Puji]
  3. Tak selamanya mata memandang dg ramah, telinga mendengar dengan baik, hati menilai dengan jernih & mulut berkata dengan santun. Mohon Maaf Lahir Batin [sms dari Izzah]

Hadiahnya apa? Ya ucapan terima kasih itu. Hehehe.

Sebagian sms yang lain ada di sini, barangkali bisa digunakan sebagai referensi Sms tahun depan.

7 responses to “SMS Lebaran

  1. iamjuz Oktober 7, 2008 pukul 7:34 am

    Smoga slama jalanin roda Profesi kita juga satu pikiran ya.
    Haha..

    Tp kenapa jarang ada yang kirim MMS yah? Padahal kan itu dah termasuk teknologi lama, penetrasi user nya juga dah luas. Hmmm… lebih mahal siy…
    Seru tuh kalo ada yg via MMS, trus dimasukin ke blog.
    :-))

  2. Yasir Alkaf Oktober 8, 2008 pukul 8:09 am

    Soalnya si pengirim sms masih suka curiga jgn2 HPnya orang yg dikirimi itu MMS masih blum support…

  3. bay-kun Oktober 10, 2008 pukul 6:06 am

    yagh..apapun anehnya bentuk sms lebaran itu..
    yang penting adalah niat yang tulus dari si pengirimnya untuk benarbenar meminta maaf..
    jangan sampai sms lebaran yang ditulis dengan katakata yang indah tidak diiringi dengan niat yang tulus untuk benarbenar meminta maaf..

    bay-kun juga memohon maaf atas semua kesalahan yang telah kulakukan..

  4. bay-kun Oktober 12, 2008 pukul 6:47 am

    [OoT]
    coba script logoymnya di ganti…
    kayaknya tidak konek klo anda login di ym ya..
    logonya masih idem tidur???
    coba ganti pake ini

    [a href=”ymsgr:sendIM?yalkaf_addy”][img border=”0″ src=”http://opi.yahoo.com/online?u=yalkaf_addy&m=g&t=14″/][/a]

    tapi tanda [ diganti pake <

  5. Yasir Alkaf Oktober 12, 2008 pukul 2:40 pm

    owh ada yg memperhatikan ya? Kalo aku login logonya otomatis berubah online koq cuma memang nggak ngelink ke aplikasi. Cuma muter di sini ajah. Punyamu dah aku coba tapi ga berhasil

  6. nikha September 19, 2009 pukul 11:40 am

    apapun bentuk tulisannya yang pnting tahu apa arti dan maksud tulisan tsb y g sihhhh……….lam bat anak2 gentasari kroya cilacap SEMANGATTTTT

  7. Pingback: Cerita Lebaran 1430 H « Yasir Alkaf

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: