Yasir Alkaf

Movie – Football – Book – Daily Life

Ahmadiyah dan Kenaikan BBM

Melihat gerak lambat pemerintah yang tak kunjung mengeluarkan SKB tentang Ahmadiyah saya menjadi berfikir jangan-jangan ini memang sengaja ditunda pemerintah. Apalagi tak lama kemudian pemerintah juga berencana menaikkan harga BBM. Semakin bertambahlah keyakinan saya itu. Kenapa saya yakin, karena di tanah air kita ini sudah bisaa ada satu isu ditutup oleh isu yang lain. Kenaikan BBM menjadi hampir dua kali lipat 2005 kemarin juga menimbulkan banyak pertentangan di mana-mana. Tidak ada daerah yang tidak mengadakan demontrasi. Di sini kemudian pemerintah pintar mengelola isu. Anda-anda semua pasti ingat setelah BBM naik kemudian timbul isu atau berita yang membuat perhatian rakyat teralih. Apa itu? Kisruh antara Indonesia dengan Malaysia mengenai blok Ambalat. Sempat bahkan katanya sampai mau perang segala. Media, sadar atau tidak sadar turut membantu pemerintah dengan gencar memberitakan berita itu . Rakyat pun lupa dengan kenaikan BBM dan pemerintah pun tersenyum sukses. Nyatanya bagaiman kabar di Ambalat sekarang juga tidak jelas kan. Perang dengan Malaysia juga nyatanya tidak terjadi. Peristiwa seperti itu bukan tidak mungkin hal itu akan terjadi lagi sekarang. BBM hamper pasti naik. Setelah naik rakyat atau masyarakat nanti pasti akan demo besar-besaran. Tak lama setelah itu SKB keluar dan isinya agak kontroversi seperti tidak membubarkan Ahamdiyah, hanya sekedar melarang saja. Perhatian masyarakat diharapkan akan ke situ dan kenaikan BBM menjadi terlupakan.

Saya berani berkata seperti itu karena saya melihat ada indikasi pembodohan di tengah masyarakat dengan tidak dibedakannya antara Ahmadiyah dan Jamaah Ahmadiyah Indonesia. Dua term itu sebenarnya sangat berbeda namun tampaknya hanya sedikit yang bisa membedakan. Coba saja dilihat berita demontrasi pasti yang diserukan seragam “Bubarkan Ahmadiyah”. Asal tahu saja pemerintah bahkan PBB sekalipun tidak ada yang bisa membubarkan Ahmadiyah. Apanya yang mau dibubarkan dari Ahmadiyah wong dia bukan organisasi. Mungkin tidak Islam dibubarkan? Juga Kristen atau Hindu mungkinkah agama-agama itu dibubarkan? Sebuah agama/ideology/pemikiran tidak bisa dibubarkan. Seleksi alam yang akan menghapus mereka. Mu’tazilah tamat bukan karena dibubarkan tetapi karena tidak ada pengikutnya lagi. Contoh lain misalnya hilangnya madzhab selain madzhab empat. Jadi sekali lagi agama/ideology/pemikiran tidak bisa dibubarkan. Begitu juga Ahmadiyah. Tapi kan semua umat Islam itu sepakat mengatakan Ahmadiyah sesat? Simpel saja. Perspektif sesat itu dari kan satu pihak saja. Gampangnya begini semua orang Islam Sunni menyebut Syiah sesat lantas apakah Sunni berhak membubarkan Ahmadiyah? Tidak kan?

Dulu Indonesia pernah mempunyai kasus seperti ini ketika geger G 30 S/PKI. Masyarakat saat itu jauh lebih cerdas karena mereka lewat tritura tidak menuntut dibubarkan komunisme tetapi bubarkan PKI. Kewenangan pemerintah memangh lebih cerdas karena mereka lewat tritura tidak menuntut dibubarkan komunisme tetapi bubarkan PKI. Kew sebatas itu saja yaitu membubarkan PKI. Untuk ideologinya pemerintah hanya bisa melarang saja. Dalam kasus Ahmadiyah seharusnya juga seperti itu. Tuntutan yang diajukan seharusnya bubarkan JAI karena JAI-lah organisasinya dan untuk Ahmadiyah paling Cuma dilarang saja.

Banyak masyarakat yang tidak membedakan dua term itu yaitu antara Ahmadiyah dan JAI. Ini menjadi peluang bagi pemerintah. Bisa saja SKB yang turun nanti hanya membubarkan JAI. Rakyat tidak terima karena yang rakyat inginkan adalah pembubaran Ahmadiyah. Timbul demonstrasi di sana-sini. Kenaikan BBM pun menjadi terlupa. Kita lihat besok apakah scenario saya ini pas atau tidak

Iklan

3 responses to “Ahmadiyah dan Kenaikan BBM

  1. Pingback: FPI Mengalihkan Isu Kenaikan BBM « Yasir Alkaff

  2. Pingback: Menafsir SKB Ahmadiyah « Yasir Alkaff

  3. Pingback: Kaleidoskop Yasir Alkaf 2008 « Yasir Alkaff

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: