Beranda > Indonesia > Sejarah Asal-Usul Konflik Indonesia Malaysia

Sejarah Asal-Usul Konflik Indonesia Malaysia

HUBUNGAN Indonesia dan Malaysia kembali memanas beberapa waktu yang lalu. Pemicunya lagi-lagi gara-gara Malaysia yang menggunakan kebudayaan Malaysia dalam iklan pariwisatanya. Kali ini giliran tari Pendet yang digunakan sebagai iklan Enigmatic Malaysia di Discovery Channel. Publik Indonesia langsung panas melihat iklan ini. Apalagi ditambah media yang gencar mengekspos berita ini. Memang iklan kali ini agak berbeda karena bukan dibuat semacam Departemen Pariwisata Malaysia, melainkan oleh pihak Discovery Channel. Dan mungkin itulah pula kenapa iklan itu bertajuk Enigmatic Malaysia bukan Visit Malaysia seperti yang biasanya. Kalau diartikan harfiyah Enigmatic Malaysia artinya ‘Malaysia yang Membingungkan‘. Jadi sebenarnya rakyat Indonesia tidak perlu terlalu marah karena bisa jadi sebenarnya iklan itu menunjukkan krisis identitas dalam kebudayaan yang sedang dialami oleh Malaysia sehingga mengambil budaya-budaya Indonesia:D

Berbicara mengenai konflik Indonesia Malaysia, hal itu sudah lama terjadi bahkan ketika Malaysia baru berdiri. Seperti yang kita tahu kemerdekaan Malaysia adalah ‘pemberian’ Inggris sebagai penjajahnya. Secara nama, Malaysia yang berasal dari kata Malaya itu tentu saja logikanya jika akan dibuat Negara tentu ya wilayah jajahan Inggris di Semenanjung Malaya. Pertamanya memang seperti itu dan Indonesia tidak mempermasalahkan bedirinya Malyasia itu. Negara Malaysia atau yang lebih tepatnya Federasi Malaysia adalah negara federasi gabungan dari beberapa kerajaan local di wilayah Semenanjung Malaysia. Kalimantan Utara yang terdiri dari tiga wilayah yaitu Sabah, Sarawak dan Brunei tidak termasuk ke dalam wilayah Malaysia namun masih tetap berupa koloni Inggris.

Namun ternyata Inggris memepunyai rencana lain tentang Negara Malaysia. Inggris hendak menggabungkan Kalimantan sebelah Utara bersama wilayah Semenanjung Malaya dalam satu Negara bernama Malaysia. Terang saja Soekarno selaku Presiden Indonesia saat itu sangat marah dan tidak terima. Bukan masalah Kalimantan Utara yang tidak masuk wilayah Indonesia itu tapi keberadaan Negara itu justru akan mengancam kedaulatan Indonesia karena hanya merupakan boneka Inggris. Jika wilayah Kalimantan Utara itu diisi Negara bentukan Inggris tentu peluang Inggris menguasai Indonesia, terutama Kalimantan, sangat besar. Tinggal lintas darat sudah sampai Kalimantan. Disamping itu semangat yang sedang berkembang di dunia adalah anti neo imperialism dan neo kolonialisme sedangkan penggabungan wilayah Inggris itu bisa dikatakan neokolonialisme.

Soekarno tidak sembarangan beralasan seperti itu karena fakta memang membuktikan demikian. Indonesia mempunyai pengalaman yang tidak mengenakkan dengan percobaan neokolonialisme. Saat sekutu datang ke Indonesia, yang saat itu Indonesia sudah merdeka, dengan dalih melucuti Jepang ternyata sekutu diboncengi Belanda yang ingin kembali menjajah Indonesia. Bukan tidak mungkin kelak Negara Malaysia yang terletak di utara Kalimantan itu bisa diboncengi kepentingan Inggris. Kalau sampai Federasi Malaysia dan Kalimanan Utara bergabung tentu control Inggris di wilayah Asia Tenggara itu bisa menjadi semakin kuat.

Dan ternyata ketidaksetujuan penggabungan itu juga dirasakan oleh rakyat di sekitar Kalimantan Utara itu. Mereka mempunyai alasan berbeda dengan pemerintah Indonesia yang cenderung beralasan politik keamanan. Rakyat Kalimantan Utara ingin membentuk Negara sendiri karena mereka merasa berbeda baik secara ekonomi, politik, sejarah bahkan juga kebudayaan dengan rakyat di Semenanjung Malaya. Ketidaksetujuan itulah yang mengantarkan terjadinya peperangan diwilayah Kalimantan Utara sana. Peperangan itu praktis bukan antara Indonesia melawan Malaysia, tapi antara pasukan Tentara Nasional Kalimantan Utara (TNKU) melawan Tentara Inggris baik dari Komando Timur Jauh maupun Brigade Gurkha yang aslinya adalah orang-orang Nepal. Ketika ada segelintir TNI yang terlibat itu bukan tindakan resmi pemerintah. Tentara Malaysia? Tidak ada kabar dan semakin membuktikan bahwa Kalimantan Utara memang hanya hendak dijadikan boneka Inggris.

Peperangan di wilayah Kalimantan Utara itu terus berlangsung dengan tanpa keterlibatan pemerintah Indonesia aktif secara resmi. Untuk mengatasi peperangan itu secara diplomasi, para calon Negara-Negara anggota Malaysia dan pemerintah Indonesia serta Filipina berunding di Manila 31 Juli 1963. Akhirnya dicapai kesepakatan pembentukan Negara Malaysia baru itu boleh terjadi asalkan diadakan referendum apakah wilayah yang disengketakan itu [Sabah, Sarawak, Brunei] ingin bergabung dengan Malaysia atau tidak. Sayangnya ternyata kesepakatan itu dikhianati oleh Malaysia yang secara sepihak menyatakan bahwa calon Negara-Negara bagian yang ada, termasuk Sabah dan Sarawak , bergabung dengan Malaysia. 16 September 1963  dijadikan hari persatuan mereka meskipun hari kemerdekaan tetap dianggap 31 Agustus 1957 saat semenanjung Malaya dimerdekakan Inggris. Soekarno benar-benar marah atas keputusan sepihak ini. Ketika Malaysia bergabung dengan PBB dan menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, Indonesiapun dibawa Soekarno keluar dari PBB 7 Januari 1965.

Sementara Sabah Sarawak dinyatakan bergabung dengan Malaysia, peperangan masih saja berlangsung di wilayah itu. Peperangan itu juga disertai demonstrasi di masing-masing kedutaan. Puncak peperangan itu adalah ketika terjadi serangan di wilayah Tebedu [perbatasan Indonesia Malaysia]. Versi lain menyebutkan adanya terjadinya perobekan foto Soekarno disertai diinjaknya Garuda Pancasila oleh Tunku Abdul Rahman, PM Malaysia pada tanggal 18 September 1963 atau dua hari setelah penggabungan itu. Meskipun tindakan itu dilakukan atas paksaan demonstran namun Soekarno terlanjur marah dan Indonesia secara resmi dan terbuka melakukan konfrontasi militer dengan Malaysia. Militer Indonesia menyerang Kalimantan Utara dan Semenanjung Malaya dengan slogan yang sangat terkenal bernama Ganyang Malaysia. Perseteruan dan konflik itu baru selesai setelah presiden Soekarno digantikan Soeharto sekitar tahun 1966.

Jadi sebenarnya konflik Indonesia Malaysia boleh dibilang atas kuasa adu domba Inggris sekaligus terlalu patuhnya Malaysia pada Inggris. Soekarno sama sekali tidak ingin menganeksasi Sabah Sarawak [Kalimantan Utara] sebagai bagian dari Negara Indonesia. Ketidaksetujuan penggabungan Sabah Sarawak menjadi Malaysia itu lebih dikarenakan menghindari adanya control yang sangat berlebihan dari Inggris apabila Negara bonekanya bersatu. Iu adalah bentuk imperialism dan kolonialisme baru. Bersatunya wilayah jajahan Belanda menjadi Indonesia tidak bisa disamakan dengan persatuan Malaysia itu karena bersatunya Indonesia adalah dengan kuasa dan usaha rakyat Indonesia sendiri, bukan sekedar penyatuan tanpa keinginan rakyat. Soekarno mempersilahkan jika wilayah-wilayah Kalimantan Utara mendirikan Negara sendiri. Hal itu paling idak ditunjukan Indonesia dengan mempersilahkan rakyat Kalimantan Utara bereferendum menentukan nasibnya sendiri. Yang amat disayangkan lainnya Federasi Malaysia juga diam-diam saja waktu itu saat akan penggabungan Kalimantan Utara menjadi Negara Malaysia, padahal secara sejarah politik, ekonomi dua wilayah itu sangat berbeda.

Sekalipun praktis secara perang terbuka sudah selesai namun ternyata bibit-bibit permusuhan itu masih ada sampai sekarang. Dan sayangnya lagi-lagi dipicu oleh Malaysia. Kalau dulu disebabkan imperialisme dan kolonialisme baru Inggris atas nama Malaysia kepada wilayah Kalimantan Utara, sekarang dilakukan sendiri oleh Malaysia tanpa bantuan Inggris dengan berbagai klaim budaya Indonesia dan pelanggaran perbatasan dalam usaha ekspansi wilayah sampai yang paling sering berupa tindakan represif structural terhadap TKI yang bekerja di sana. Ketika perseteruan itu mencapai puncaknya haruskah peperangan itu terjadi lagi? Padahal Indonesia dan Malaysia adalah Negara serumpun, Negara bertetangga yang bahkan sampai kiamatpun akan terus bertetangga.

______

Sumber inspirasi: http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesia-Malaysia_confrontation dan beberapa sumber lainnya.

Sumber gambar: http://media.photobucket.com/image/konfrontasi%20indonesia%20malaysia/tajudinhadiyono/tni1.jpg dan http://www.inilah.com/kartun/pop_editorial.php?id=148753

  1. September 6, 2009 pukul 12:15 pm | #1

    kita hrs mulai mengawasi setiap sosok asing yg masuk kekawasan NKRI,setiap sosok hrs masuk data base yg ada di dept ke- immigrasi- an.
    awasi adanya agent rahasia asing yg masuk kawasan NKRi yg berkedok tourist,mahasiswa,wartawan dll nya

  2. raihanaunty
    September 7, 2009 pukul 1:03 pm | #2

    ya….bisa jadi ini ada dalangnya dibelakang aksi-aksi Malaysia yang menyulut perpecahan dengan Indonesia. Saya beharap Pemerintah kita tetap tegas dan tetap berdiri pada komitmen2 yang telah diperjuangkan Rakyat kita terdahulu. NKRI harus tetap bersatu.

  3. Yuka
    September 7, 2009 pukul 2:59 pm | #3

    Kalau memeang harus perang dengan Malaysia, Kami Warga negara Indonesia, Siap untuk berperang dengan Malaysia. Walaupun senjata yang kami gunakan kurang canggih dengan Malaysia. KAMI DENGAN MENGANGKAT KEMBALI BAMBU RUNCING, KAMI SIAP PERANG MELAWAN MALAYSIA! Karena negara kami dihasilkan dari perjungan dengan darah2 yang tumpah dari tubuh nenek moyang kami, dan kami lebih terhormat dari pada Malaysia yang dihasilkan dari belas kasih Inggris.

  4. September 8, 2009 pukul 1:30 pm | #4

    klaim2 yg dilakukan oleh malaysia karena lemahnya rasa nasionalisme kita terhadap potensi yg dimiliki oleh nusantara ini. contoh terakhir, klaim malaysia terhadap pulau jemur… oh, saya baru tahu klo negeri ini punya pulau yg bernama jemur. di mana itu? sayang sekali, guru IPS saya dulu nggak pernah mengajarkan. demikian pula dng kebudayaan2… kita mulai “melupakan” berbagai budaya negeri ini.
    mari perkuat persatuan dan kesatuan, jngn hanya slogan semata. malaysia pasti akan takut kepada negeri sebesar indonesia..

  5. September 8, 2009 pukul 1:30 pm | #5

    dikatakan serumpun kemudian tidak boleh diserang, pemilik blog membela Indonesia atau membela Malaysia, TENTUKAN SIKAP YANG JELAS!!!

  6. September 8, 2009 pukul 7:35 pm | #6

    jadi semakin pengen jalan jalan ke malaysia

  7. ojie
    September 10, 2009 pukul 10:30 pm | #7

    majuko indonesiaku !! jangan menyerah, saya siap ikut bertempur………..

  8. muzaf ahmad
    September 12, 2009 pukul 10:58 pm | #8

    Assalamualaikum…..

    Oleh: Abdullah Saleh Hadrami

    الحديث السادس عشر
    عــن أبـي هـريـرة رضي الله عــنـه ، أن رَجُــلاً قـــال للـنـبي صلى الله عـلـيـه وعلى آله وسـلـم : أَوْصِــنِي .
    قال :( لاَ تَغْضَبْ ) فَرَدَّدَ مِرَارًا ، قال : ( لاَ تَغْضَبْ) .
    رواه البخاري [ رقم : 6116 ].

    Dari Abu Hurairah Radhiallahu Anhu, bahwasanya seseorang berkata kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Salam:
    Berilah aku wasiat.
    Nabi Shallallahu ?Alaihi Wa ?Ala Alihi Wa Salam bersabda:
    Janganlah engkau marah.
    Orang tersebut mengulangi permintaannya hingga beberapa kali, sedang Nabi ?Shallallahu ?Alaihi Wa ?Ala Alihi Wa Salam bersabda:
    Janganlah engkau marah.
    (HR. Bukhari).

    walaupun saya hanyalah sekadar seorang remaja,, saya sudah mampu berfikir demi kesejahteraan dunia… tentang masalah Malaysia dan indonesia,, kenapa tidak kita berunding dan berdamai tanpa melibatkan pertumpahan darah yakni peperangan???

    kepada rakyat Indonesia semua,,, bersabarlah.. usah biarkan sifat marah mu mnguasai diri kerana ia adalah pekerjaan syaitan… anda semua mungkin merasakan saya sedang membela malaysia,, ttp itu adalah salah kerana saya bercakap atas dasar seorng MUSLIM KHALIFAH ALLAH.. ingat lah,, kita orang ISLAM,, jngan memusuhi sesama kita…

    saya cukup terkilan apabila saudara semua cuba mencetuskan konflik peperangan terhadap malaysia…

    bercakap tentang pekerja indonesia di MALAYSIA…
    terdapat 1.12 juta rakyat indonesia yg bekerja di malaysia secara sah dan masih terdapat ramai lagi yg bekerja tanpa permit yang sah.. ini telah mnyebabkan hampir 2 juta rakyat malaysia tidak mempunya pekerjaan… kerajaan malaysia juga telah membelanjakan RM 1.169 juta (3,315,149,599.14 rupiah) setiap hari untuk mnguruskan pedatang haram di malaysia (lebih 50% rakyat indonesia).. selain itu,, pendatang haram ini juga mencetuskan 20% kes jenayah di malaysia…
    namun,, kami rakyat malaysia tidak pula marah dengan anda semua sehingga hendak berperang walaupun anda telah mencetuskan maslah ini kepada kami… kerajaan kami telah kehilangan banyak wang sedangkan kami boleh lakukan benda yg lebih penting untuk rakyat Malaysia…

    masalah sipadan dan ligitan..
    mengikut sejarah,, pulau tersebut tidak di miliki oleh malaysia mahupun indonesia.. pulau tesebut bukanlah kesultanan sulu ataupun wuluhan…. malaysia dapat pulau tersebut setelah meneliti kedatangn penjajah indonesia (belanda) n penjajah malaysia (inggeris)..

    tp,, apa yg saya nak sampaikan disini,, jangan lah kita bermusuh kerana kita semua adalah SAUDARA ISLAM.. kalau kita berpecah,, pihak KAFIR akan mudah menghancurkan kita semua…

  9. muzaf ahmad
    September 12, 2009 pukul 11:00 pm | #9

    Rakyat Malaysia juga mempunyai masalah disebabkan oleh rakyat Indonesia…

    Antaranya:

    Pekerjaan…
    Disebabkan kos tenaga kerja buruh dari Indonesia adalah jauh lebih murah berbanding mengambil rakyat Malaysia sendiri…syarikat2 di malaysia mengambil keputusan untuk memilih rakyat Indonesia untuk dijadikan pekerja contoh nya di kilang, tapak pembangunan, peladangan, dan lain2…
    Ini menyebabkan ramai rakyat Malaysia yang telah kehilangan pekerjaan menyebabkan kadar kemiskinan mendadak…

    Tapi rakyat Malaysia tidak terus menyalahkan Indonesia bukan?

    Malah kerajaan Malaysia sendiri telah melakukan banyak cara penyelesaian untuk mengatasi masalah ini..contohnya menyediakan program2 khas seperti projek desa(perniagaan kecil-kecilan di kawasan kampung supaya rakyatnya mempunyai pekerjaan)

    Hasilnya rakyat Indonesia boleh terus berkerja di Malaysia tanpa dihalau keluar melainkan tidak mempunyai permit yang sah…ini pasti kamu sendiri tahu…

    Pada fikiran saya jika kalian rakyat Indonesia menghadapi masalah ini sudah pasti kalian menyalahkan Malaysia 100%…langsung tidak membuat apa2 tindakan dan hanya boleh memikirkan cara bagaimana untuk menganyang Malaysia seperti yang dihebohkan oleh kalian…

    Ini membezakan Malaysia dan Indonesia…

    Kedaulatan…
    Malaysia terbahagi pada dua Semenanjung Malaysia dan Malaysia Barat(Sarawak & Sabah)…

    Pada awalnya Malaysia hanya memajukan atau lebih memandang kearah kawasan Semenanjung sahaja…Oleh itu Kuala Lumpur berkembang pesat sehingga mempengaruhi kawasan berdekatan nya…Sabah dan Sarawak pula dianggap mundur…

    Namun untuk menjaga kedaulatan Malaysia kerajaan bertindak untuk membangunkan kawasan2 pedalaman dan menggunakan potensi sumber yang sedia ada di kawasan tersebut menyebabkan Sabah dan Sarawak sekarang lebih MAJU berbanding 30 tahun dahulu…

    Contohnya Tawau Sabah…jika dibandingkan dengan Nunukan yang dianggap wilayah mundur oleh warga Indonesia sendiri…beza dua daerah ini umpama langit dan bumi…Tawau dahulu adalah kawasan mundur tetapi oleh kerana keprihatinan kerajaan Malaysia tawau sekarang mempunyai kekuatan ekonomi yang besar nilainya…sama juga seperti Miri, Kuching, Bintulu, Sibu…terus dimajukan agar rakyat menjadi senang…terus kawsan2 ini ditempatkan para askar atau militari bagi melindung sebarang ancaman luar…demi apa? demi kedaulatan…

    Bagaimana pula tindakan kerajaan Indonesia terhadap NUNUKAN???daerah yang dianggap mundur dibiarkan mundur terus…padahal potensi ekonomi kawasan yang kalian anggap mundur itu adalah amat besar…yang dimajukan hanya kawasan berdekatan wilayah Jakarta…Bagaimana pula kalian mahu menjaga ekonomi rakyat dan menempatkan askar atau militari di kawasan mundur?? Bagaimana kalian mahu melindung wilayah kalian yang besar itu??

    Indonesia merupakan sebuah negara yang kaya dengan sumber dan jumlah rakyat yang begitu ramai..kelebihan kalian begitu banyak tapi kerajaan kalian tidak mengambil kesempatan keatas kelebihan yang sudah ada…salah siapa?Malaysia?

    Di Malaysia sendiri banyak mempunyai masalah yang lebih besar…contohnya maslah perkauman…MELAYU CINA INDIA dan di Sabah dan Sarawak ada lebih dari 27 kaum….

    Masalah perkauman ini menyebabkan banyak masalah lain timbul dari segi agama adat budaya dan komunikasi…malah sering menyebabkan pegaduhan…kebaikannya…kaum2 di Malaysia ini bersaing sesama sendiri untuk mendapat tempat yang lebih baik terus menyebabkan kami di Malaysia semakin maju???Sukar dibayangkan tapi rakyat Malaysia tidak menyalahkan sesiapa kerana tidak ada masa untuk itu…

    Bukan kah lebih mudah utk maju di Indonesia???Kerana kalian sudah tidak melabelkan diri mengikut warna kulit atau agama…kalian melabelkan diri kalian sebagai bangsa INDONESIA….saya sendiri amat kagum dengan semangat Bangsa Indonesia kalian….bukan kah lebih senang untuk berkomunikasi serta berinteraksi agar lebih maju?? Kelebihan kalian sendiri terlalu banyak tapi kalian lalai…

    Hidup ini terlalu singkat untuk membenci orang lain…Setiap masalah boleh diselesaikan dengan cara yang betul…tetapi kesedaran kalian sendiri yang menentukan…

  10. muzaf ahmad
    September 12, 2009 pukul 11:01 pm | #10

    sila baca petikan ini!!!!!

    “””””
    Presdir KRU Norman Abdul Halim mengakui telah memproduksi film dokumenter tentang Enigmatic Malaysia atau Malaysia yang mengandung teka-teki. Ada enam film dokumenter yang diproduksi oleh KRU Sdn Bhd, sebuah “production house” (PH), Malaysia dan dijual ke DC.

    Enam film dokumenter itu ialah “The Melakan Portuguese – Preserving Their Heritage, “Bajau Laut – Nomad of The Sea”, “Keris – The Myth & The Magic” dan Kellie`s Castle – Myth & Mystery”, dan “Batik” dan “Wau”. “Film ini diputar Discovery Channel di 23 negara di seluruh dunia,” kata Norman.

    “Serial ini bukan film promosi wisata Malaysia. Ini adalah film serial dokumenter. Ini bisnis murni antara production house kami dengan Discovery Channel. Tidak ada keterlibatan pemerintah Malaysia, baik itu kementerian pariwisata atau kementerian penerangan dan kebudayaan Malaysia,” katanya.

    “Di sini saya tegaskan bahwa memang betul kami yang produksi enam film dokumenter, tapi film promosinya sendiri yang buat adalah Discovery Channel sendiri. Bukan kami. Bukan kementerian pariwisata, dan bukan kementerian penerangan dan kebudayaan Malaysia,” tegas Norman, yang orang tuanya berasal dari Sumatera Utara.

    “Dalam film itu ditayangkan juga kebudayaan Jawa yang ditunjukan dengan tarian Jawa bukan tarian Pendet Bali. Jadi film promosi yang dibuat Discovery Channel tidak mengambil dari potongan film kami, tapi mungkin diambil dari dokumenter milik Discovery Channel sendiri,” katanya.

    Dengan demikian, tari Pendet yang muncul di film promosi Enigmatic Malaysia bukanlah promosi wisata Malaysia. Bukan juga diproduksi dan didanai oleh kementerian pariwisata, kementerian kebudayaan Malaysia atau PH Malaysia, tapi dibuat oleh Discovery Channel yang berbasis di Singapura.

    DC Asia Inc pun sudah mengakui bahwa kesalahan ada di staf bagian promosi mereka. DC Asia Inc pun sudah menyatakan permohonan maaf atas kesalahan itu kepada kementerian pariwisata Indonesia.
    “””””””

    mohon agar rakyat Indonesia faham.. jangan mudah percaya dengan newspaper anda..

  11. September 16, 2009 pukul 4:25 pm | #11

    maju Indonesiaku…

  12. September 17, 2009 pukul 12:14 am | #12

    ternyata telah terjadi konflik dari dulu-dulu ya

  13. September 19, 2009 pukul 3:56 am | #13

    saya pikir saatnya kita sama-sama berpikir jernih dan lebih mendalam dalam menyikapi konflik ini..jangan saling terbawa emosi dengan artikel dan komentar-komentar yang ada dalam berbagai media,forum,dan blog..satu hal yang pasti : ADA YANG DIUNTUNGKAN DARI PERTIKAIAN INDONESIA-MALAYSIA..jadi menjadi tanggung jawab kita bersama untuk lebih memahami kasus ini lebih jernih!!!

    SEDIKIT OPINI YANG MUNGKIN BISA KITA RENUNGKAN SEJENAK DALAM MENYIKAPI KASUS INI..
    Pihak Ketiga dalam Konflik Indonesia Malaysia

  14. hello
    September 29, 2009 pukul 12:08 pm | #14

    hello… sape curi sape?
    http://www.youtube.com/watch?v=dDm60fePIFU
    tengok link ni… janganlah sombong sampai nampak bodoh sombong..

  15. hello
    September 29, 2009 pukul 12:10 pm | #15

    Kalau memeang harus perang dengan Malaysia, Kami Warga negara Indonesia, Siap untuk berperang dengan Malaysia. Walaupun senjata yang kami gunakan kurang canggih dengan Malaysia. KAMI DENGAN MENGANGKAT KEMBALI BAMBU RUNCING, KAMI SIAP PERANG MELAWAN MALAYSIA! Karena negara kami dihasilkan dari perjungan dengan darah2 yang tumpah dari tubuh nenek moyang kami, dan kami lebih terhormat dari pada Malaysia yang dihasilkan dari belas kasih Inggris. <– hahaha.. nak pakai buluh ke bang… siannya… orang dah pakai nuke.. kamu nak pakai buluh..siann… kesiann…

  16. September 29, 2009 pukul 12:50 pm | #16

    hello :

    hello… sape curi sape?
    http://www.youtube.com/watch?v=dDm60fePIFU
    tengok link ni… janganlah sombong sampai nampak bodoh sombong..

    wah anda orang Malaysia ya?
    selamat datang sudaraku
    silahkan dibaca saja dg lebih teliti, tulisan saya ini bukan provokasi tapi hanya menyampaikan fakta sejarah. silahkan merujuk langsung ke wikipedia kalau kurang percaya :D

  17. hello
    September 29, 2009 pukul 1:18 pm | #17

    hahaha…. Salammualaikom… saudaraku.. kalau kalau saudara nak tahu.. saya nak kasi tahu sejarah ok.. tak ada perkataan Malaysia mencuri dari indonesia..ok. Budaya Melayu adalah budaya kita.. Ia adalah Budaya Melayu. Cuma orang Indonesia jer Tanak Mengaku Melayu… Bahasa Malaysia adalah Bahasa Melayu. Bahasa Indonesia Juga dari bahasa Melayu. Kalau tak nak mengaku Melayu.. suka hatilah.. tapi jangan sampai Bahasa Indonesia dikatakan Bahasa Indonesia…ok. Bahasa yg kita type ini adalah Bahasa Melayu. Tidak ada istila Malaysia Mencuri atau mengclaim budaya.. kerana Malaysia mengklaim budaya Melayu iaitu Budaya Nenek moyang mereka. Jadi kamu? adakah kamu tidak mengaku kamu melayu?

    sila jawab saudara ku.

  18. hello
    September 29, 2009 pukul 1:20 pm | #18

    and saya nak kasi tahu di internet.. bukan semuanya betul.. k. wikipedia belajar dari kebenaran.. bukan dari bacaan..

  19. hello
    September 29, 2009 pukul 1:25 pm | #19

    Kebanyakan Orang Indonesia tidak memahami sejarah. Sejarah Orang indonesia apa? Bukankah sejarah Melayu? Adakah Orang indonesia tidak Melayu? selepas penubuhan Indonesia rakyat indonesia begitu angkuh dan sombong terhadap bangsa Melayu yg lain.. yang peliknya.. orang indonesia mengklaim semua budaya melayu adalah milik indonesia.. tetapi tidak mengaku yg mereka claim itu adalah budaya Melayu. Di sumatera ramai melayu.. di semenanjung pun melayu.. dia kepulauan jawa juga melayu.. di kalimatan juga melayu di kemboja ada melayu di selatan filipina walaupun tidak pandai berbahasa melayu tetapi mereka mengaku yg mereka juga melayu.. iaitu melayu moro. bangaia mana orang indonesia? adakah kamu tidak melayu?
    jika kamu tidak melayu mengapa claim budaya orang melayu sebagai budaya indonesia?.

  20. hello
    September 29, 2009 pukul 1:32 pm | #20

    saya paham ada orang sengelintir sanggup menerima upah untuk melakukan provokasi.. tetapi takkan sampai berperang… cuba bayangkan kalau malaysia menyerang indonesia kerana ingin merampas kembali Sumatera kalimtana, selatan filipina dan selatan thai kerana mereka adalah di bawah empire kerajaan melayu melaka dahulu? adakah malaysia mengklaim sebagai pencuri?.. kamu harus belajar tentang empire.. sekarang indonesia besar.. sampai kapan? huh. kalau kami orang malaysia merampas balik bagai mana? untuk mengembalikam empire melayu lama?.. kami akan tuduh kamu pulak pencuri kebudayaan melayu…

  21. hello
    September 29, 2009 pukul 1:46 pm | #21

    hello :
    Kalau memeang harus perang dengan Malaysia, Kami Warga negara Indonesia, Siap untuk berperang dengan Malaysia. Walaupun senjata yang kami gunakan kurang canggih dengan Malaysia. KAMI DENGAN MENGANGKAT KEMBALI BAMBU RUNCING, KAMI SIAP PERANG MELAWAN MALAYSIA! Karena negara kami dihasilkan dari perjungan dengan darah2 yang tumpah dari tubuh nenek moyang kami, dan kami lebih terhormat dari pada Malaysia yang dihasilkan dari belas kasih Inggris. <– hahaha.. nak pakai buluh ke bang… siannya… orang dah pakai nuke.. kamu nak pakai buluh..siann… kesiann…

    dan satu lagi.. indonesia merdeka bukan berjaya menghalau belanda k. sebab kan jepun dah kalahkan belanda and satu lagi saya nak bagi tahu belanda tu kecik jer negara dia.. bukan besar pun. sedangkan british adalah empire..besar seluruh dunia. tak sama kalau nak berperang dengan belanda dan british. kalau kamu tengok pada perang dunia kedua belanda kalah teruk ditangan jerman.. mana mampu nak berperang dengan negara lain… tak usah lah nak berbangga dengan bermandi darah.. kalau kamu kuat sangat kenape lah kena gertak dengan Australian(sekutu british) kamu dah lepaskan timur-timur? bukan ke kerana takutkan british? lagi pun negeri melayu dahulu bukan semua di jajah british.. british adalah penaung kepada negeri melayu sahaja… bukan penjajah… media malaysia sahaja mengembar-gemburkan isu ini menjadi besar supaya kelihatan gah. untuk menaikan semangat bangsa Melayu untuk merdeka.. sbb itu tak ada peperangan.. just tunjuk perasaan jer.. suruh british berundur. orang melayu cerdik.. tak pakai peluru untuk lepaskan diri… just main akal sahaja untuk pujuk british lepaskan negeri selat dan membolehkan Malaysia di tubuh…

  22. hello
    September 29, 2009 pukul 1:49 pm | #22

    kamu lihat pada link ni… ada bendera jepun di dalamnya… and 1 lagi ialah tentera kamu tak ubah seperti jepun…

    http://www.youtube.com/watch?v=okKkr7bWCz4

    jadi berfikirlah sendiri…

  23. hello
    September 29, 2009 pukul 1:57 pm | #23

    siap pakai topi tentere jepun lagi… so mana perangnya? mana video kamu menghalau belanda? kamu kena faham media kamu di kawal kerajaan mereka menipu kamu dengan mengatakan mereka berjaya menghalau belanda.. so menampakan indonesia adalah kerajaan yg kuat.. sedangkan masa konfrantasi melawan malaysia indonesia kalah teruk… sedangkan angkatan tentera malaysia sangat sedikit.. dan di bantu negara bersekutu… jadi fikirkanlah… kuatkan negara kamu? nak “ganyang malaysia”. seharusnya kamu kena membantu bangsa melayu.. sepertimana malaysia membantu indonesia dlm bencana tasunami.. dan dalam memperbaiki ekonomi indonesia.. orang malaysia banyak terasa hati dengan orang indonesia dan kami banyak memendam perasaan dengan orang indonesia.. kebanyakkan orang indonesia yg masuk kemalaysia ada yg merompak dan membunuh… dan pulang ke indonesia… tetapi ada jugak yg baik dan bersikap merendah diri.. kita orang melayu sebangsa.. orang sedang melihat… kebangkitan melayu.. terutama sekali yahudi.. yg selalu memerhatikan kebangkitan islam dari timur.. yg di terjui orang melayu… sbb itu jgn kamu mengikut perasaan.. orang malaysia tak pernah ada masalah dengan orang indonesia tetapi… orang indonesia.. dengan sentiasa cari pasal. kamu harus mendirik bangsa kamu menjadi terpelajar… dan jgn emosi..

  24. September 29, 2009 pukul 2:09 pm | #24

    wa’alaikum salam

    in my humble opinion, bahasa indonesia bukan bahasa melayu.. dua bahasa itu adalah bahasa yg berbeda. bahwa bahasa indonesia merujuk pd bhs melayu iya sayakatan itu benar, namun bahasa indonesia jga merujuk kpd bhs2 lain semisal arab, inggris, belanda juga bahasa2 daerah. dari bermacam bahasa itulah kemudian lahir bhs indonesia.. jadi melayu hanyalah SALAH SATU UNSUR bhs indonesia, bukan bahasa indonesia ADALAH bahasa melayu.. :D

    masalah budaya, pertama suku dulu. Melayu itu setahu saya adalah suku. dan dalam hal indonesia bukan Melayu. Ada orang Jawa, Bali, Papua, Manado dll. Apakah orang Manado atau Papua juga harus mengatakan diri mereka Melayu? jelas tidak saya kira karena mereka berbeda budaya dg Melayu. :D Silahkan perhatikan laghi saudaraku

    Berbicara masalah kerajaan Melayu, tahukah anda apa itu kerajaan Melayu? Setahu saya Kerajaan Melayu adalah Kerajaan Sriwijaya dan itu terletaj di Sumatra. Secara wilayah hanya di sepanjang Sumatra, Semenanjung Malaysia dan sedikit pulau Jawa. Hanya itu. Adalah lucu jika kemudian dengan mengaku warisan kerajaan melayu itu, alias Kerajaan Sriwijaya, kemudian Malaysia mengklaim reog ponorogo atau kebudyaan lain yang jelas bukan di wilayah kerajaam Sriwijaya dulu..

    Kerjaan Sriwijaya itu bahkan kelak juga runtuh oleh Majapahit yang berasal dari Jawa yang menyatukan wilayah Nusantara. Silahkan anda belajar sejarah lagi, jangan2 justru anda yang kurang paham sejarah

    Sedikit ttg klaim, menurut kalau misalnya kebudayaan itu berasal dari wilayah yg skrg jadi wilayah Indonesia ya jelas itu budaya indonesia bukan budaya bangsa lain. Reog tumbuh di Jawa Timur dan Jawa Timur wilayah Indonsia, jadi salahkah jika kita mengakui Reog sbg budya Indonesia?

    Justru Malaysia yg agak aneh. Bahwa banyak orang yg dulu dari Jawa atau pulau Indonesia lain di Malaysia, itu memang mungkin. Namun tdk serta merta kalian mengklaim budaya orang Jawa itu. Contoh simple, orang Amerika banyak di Indonesia. Restoran McDonald yg asli Amerika juga didirikan di Indonesia. Lantas bolehkah kita mengakui Restoran McD itu restoran Indonesia? tentu tidak kan??

    correct me if i wrong :D

  25. hello
    September 29, 2009 pukul 2:20 pm | #25

    Yasir Alkaf :
    wa’alaikum salam
    in my humble opinion, bahasa indonesia bukan bahasa melayu.. dua bahasa itu adalah bahasa yg berbeda. bahwa bahasa indonesia merujuk pd bhs melayu iya sayakatan itu benar, namun bahasa indonesia jga merujuk kpd bhs2 lain semisal arab, inggris, belanda juga bahasa2 daerah. dari bermacam bahasa itulah kemudian lahir bhs indonesia.. jadi melayu hanyalah SALAH SATU UNSUR bhs indonesia, bukan bahasa indonesia ADALAH bahasa melayu..
    masalah budaya, pertama suku dulu. Melayu itu setahu saya adalah suku. dan dalam hal indonesia bukan Melayu. Ada orang Jawa, Bali, Papua, Manado dll. Apakah orang Manado atau Papua juga harus mengatakan diri mereka Melayu? jelas tidak saya kira karena mereka berbeda budaya dg Melayu. Silahkan perhatikan laghi saudaraku
    Berbicara masalah kerajaan Melayu, tahukah anda apa itu kerajaan Melayu? Setahu saya Kerajaan Melayu adalah Kerajaan Sriwijaya dan itu terletaj di Sumatra. Secara wilayah hanya di sepanjang Sumatra, Semenanjung Malaysia dan sedikit pulau Jawa. Hanya itu. Adalah lucu jika kemudian dengan mengaku warisan kerajaan melayu itu, alias Kerajaan Sriwijaya, kemudian Malaysia mengklaim reog ponorogo atau kebudyaan lain yang jelas bukan di wilayah kerajaam Sriwijaya dulu..
    Kerjaan Sriwijaya itu bahkan kelak juga runtuh oleh Majapahit yang berasal dari Jawa yang menyatukan wilayah Nusantara. Silahkan anda belajar sejarah lagi, jangan2 justru anda yang kurang paham sejarah
    Sedikit ttg klaim, menurut kalau misalnya kebudayaan itu berasal dari wilayah yg skrg jadi wilayah Indonesia ya jelas itu budaya indonesia bukan budaya bangsa lain. Reog tumbuh di Jawa Timur dan Jawa Timur wilayah Indonsia, jadi salahkah jika kita mengakui Reog sbg budya Indonesia?
    Justru Malaysia yg agak aneh. Bahwa banyak orang yg dulu dari Jawa atau pulau Indonesia lain di Malaysia, itu memang mungkin. Namun tdk serta merta kalian mengklaim budaya orang Jawa itu. Contoh simple, orang Amerika banyak di Indonesia. Restoran McDonald yg asli Amerika juga didirikan di Indonesia. Lantas bolehkah kita mengakui Restoran McD itu restoran Indonesia? tentu tidak kan??
    correct me if i wrong

    hahahha.. tengok betapa teruknya orang indonesia masih tidak mengaku… yg mereka type itu adalah bahasa melayu… tak aper lah…. suka hati koranglah…. penat oang malaysia jer nak terjemah..pergi lah belajar sampai pandai. Kamu ni bukan melayu lah yer… so kamu ni bangsa aper? wahai indonesia? sape ada dulu..Malayu atau indonesia?

  26. hello
    September 29, 2009 pukul 2:22 pm | #26

    so terang sekarang kamu nak mengatakan indonesia ini adalah kempunya Jawa bukan? kenapa kamu tidak ketengahkan bahasa jawa ke pentas bahasa indonesia?… mengapa mengambil bahasa melayu…?

  27. hello
    September 29, 2009 pukul 2:30 pm | #27

    jawapannya senang sahaja.. di indonesia terlalu banyak orang melayu.. contohnya orang di sumatera dan kepulauan borneo. tetapi dia indonesia mereka tidak mengatakan begitu… mereka hendak mencari indentiti yg ingin menyatukan semua bangsa dlm indonesia… iaitu… mereka ingin melahirkan bangsa baru.. yg baru yg tidak ada sangkut paut dengan orang melayu… yg mereka panggil Bangsa Indonesia… tetapi ternyata masih sukar kerana tiada bahasa yg boleh diguna pakai… selain meminjam kebudayaan orang lain.. terutamanya saudara mereka iaitu melayu.. kalau kamu lihat betapa peliknya bahasa indonesia bila dari ingeris di indonesiakan… kamu balik bukak berita indonesia… bahasa indonesia di campur aduk dengan bahasa ingerris. maafkan saya jika ada yg tersinggung.. ini adalah untuk ilmiah.. jgn simpan dihati..

  28. September 29, 2009 pukul 2:32 pm | #28

    hello :

    kamu lihat pada link ni… ada bendera jepun di dalamnya… and 1 lagi ialah tentera kamu tak ubah seperti jepun…

    http://www.youtube.com/watch?v=okKkr7bWCz4

    jadi berfikirlah sendiri…

    video itu bisa saja hanya propaganda Jepang, tak serta merta Indonesia merdeka diberi Jepang. Anda tahu Pangeran Diponegoro, Sisingamangaraja, Cut Nyak Din, Teuku Umar, Pattimura dkk? Mereka itu pahlawan yg mencoba merebut kemerdekaan dari jajahan Belanda. Belum jaman video dulu Bung..
    perjuangan itu sudah dimuali sejak zaman dulu..

    ttg masuknya Jepang ke Indonesia dulu memang disambut karena bangsa Indonesia mengaggap mereka saudara, mana ada saudara menjajah saudara yg lain. Ternyata Jepang malah menjajah Indonesia dan timbullah perlawanan dari rakyat. Perlawanan itu juga tak hanya perlawanan fisik tapi juga politik. Dan perang juga tak selamanya didokumentasikan :D

    Belanda memang dikalhakn Jepang, tapi tahun 1948 mereka masuk lagi hendak menjajah Indonesia dan rakyat Indonesia berusaha mempertahankan kemerdekaan itu.silahkan baca sejarah Indonesia

    Jadi yg namanya perjuangan itu tdk dalam satu malam bung, ada yg namanya proses mulai dari jaman kerjaan dulu sampai kedatangan Jepang sampai kedatangan kembali Belanda atas nama Sekutu. 1tulah mengapa kami mengatakan bahwa kami merebut kemerdekaan itu, bukan diberi.

    pesan saya, baca baik2 secara utuh sejarah Indonesia kalau ingin mengomentari kemenerdekaan Indonesia. jangan baca sejarah secara parsial..

  29. September 29, 2009 pukul 2:38 pm | #29

    hello :

    hahahha.. tengok betapa teruknya orang indonesia masih tidak mengaku… yg mereka type itu adalah bahasa melayu… tak aper lah…. suka hati koranglah…. penat oang malaysia jer nak terjemah..pergi lah belajar sampai pandai. Kamu ni bukan melayu lah yer… so kamu ni bangsa aper? wahai indonesia? sape ada dulu..Malayu atau indonesia?

    lah saudara koq malah membuat kesimpulan sendiri plus menghina seperti itu?
    kapan saya mengatakan Indonesia punya Jawa?
    yg saya katakan bahasa Indonesia adalah bahasa artifisial gabungan dr berbagai macam bahasa, ada Melayu, Inggris, Belanda, Jawa, Sunda dll/
    mohon diperhatikan sudaraku.

    dan tdk ada campur2 bahasa Indonesia dan bhs inggris, yg ada bhs inggris di indonesiakan. dan masalah pelik atau tidak itu kan relatif. lha wong kita sendiri tidak msalah koq anda yang repot?

  30. hello
    September 29, 2009 pukul 2:42 pm | #30

    dia malaysia juga begitu.. bahasa suku tidak di angkat menjadi bahasa melayu.. kerana bahasa suku adalah untuk suku sahaja(saya bagi contoh orang asli perak tidak sama bertutur dlm bahasa melayu dan bahasa mereka sangat berbeza dan sukar di fahami.. tetapi mereka mengaku melayu… di malaysia begitu juga di kelantan, kedah perlis yg bercampur dengan siam bahasa inilah di panggil bahasa suku melayu, beitu jiga di johor.. riau, mindanau, acheh.. bahasa suku adalah bahasa yg dituturkan di daerah bukan di peringkat negeri.. ).. kalau kamu tengok bahasa melayu adalah bahasa yg merangkumi semua bangsa.. bahasa melayu adalah campuran tetapi cantik bunyi melayunya.. mudah di pelajarinya.. dan Bahasa paling mudah dipelajari didunia adalah bahasa melayu. kerana bahasa melayu terletak di tengah jalan perdagangan dan bercampir dengan bahasa asing sejak beribu tahun lalu. bahasa melayu bukan lagi bahasa sukuan.. tetapi telah tersebar dan di guna pakai di hampir seluruh nusantara…..walaupun lengok dan bunyi ada bezanya…

  31. hello
    September 29, 2009 pukul 2:43 pm | #31

    ok.. maafkan saya jgn terasa.. jadi mengapa kamu begitu susah mengakui bahasa indonesia juga asal dari bahasa melayu?

  32. September 29, 2009 pukul 2:44 pm | #32

    hello :

    …mereka hendak mencari indentiti yg ingin menyatukan semua bangsa dlm indonesia… iaitu… mereka ingin melahirkan bangsa baru.. yg baru yg tidak ada sangkut paut dengan orang melayu… yg mereka panggil Bangsa Indonesia… tetapi ternyata masih sukar kerana tiada bahasa yg boleh diguna pakai… selain meminjam kebudayaan orang lain…

    anda tahu Sumpah Pemuda? silahkan wikiwalking atau googling jika kurang paham
    para pemuda Indonesia saat itu ingin sekat-sekat kesukuan terhapus dan menjadi satu bangsa yaitu bangsa Indonesia. Melayu itu suku, dan sekat itu ingin dihapus oleh pemuda saat itu demi persatuan. Itulah salah satu sejarah persatuan Indonesia. JAdi jangan bawa masalah ini ke masalah ras..

  33. hello
    September 29, 2009 pukul 2:45 pm | #33

    betul ckp saudara.. bahasa melayu telah bercampur.. dengan bahasa bukan sahaja dari nusatara tetapi dari seluruh dunia…

  34. hello
    September 29, 2009 pukul 2:47 pm | #34

    habis bahasa indonesia itu bahasa melayu bukan?

  35. hello
    September 29, 2009 pukul 2:48 pm | #35

    kamu mahu mengapuskan kesukuan dengan menumbuh bangsa Indonesia bukan.. tepi menidakkan bahasa melayu?… lihat kamu masih tidak mengaku yg kamu mengudakan bahasa melayu…

  36. hello
    September 29, 2009 pukul 2:49 pm | #36

    kami berani claim bahasa melayu sebagai bahasa indonesia?.. kenapa tak mengaku sahaja bahasa Melayu Indonesia.

  37. hello
    September 29, 2009 pukul 2:50 pm | #37

    kamu berani claim bahasa melayu sebagai bahasa indonesia?.. kenapa tak mengaku sahaja bahasa Melayu Indonesia.

  38. September 29, 2009 pukul 2:53 pm | #38

    hello :

    ok.. maafkan saya jgn terasa.. jadi mengapa kamu begitu susah mengakui bahasa indonesia juga asal dari bahasa melayu?

    tdk apa saudaraku, saya senang berdiskusi dg anda.. :D
    tadi kan anda mengatakan bahasa indonesia adalah bahasa melayu itu jelas salah. tapi kalau bahasa Indonesia berasal dr bahasa Melayu iy saya akui itu di koemntar saya terdahulu. Bahasa Melayu adalah SALAH UNSUR BAHASA PEMBENTUK Bahasa Indonesia, seperti halnya bahasa Inggris, Belanda dsb :D

    Saya beri contoh:
    dalam bahasa Indonesia sapaan kepada laki-laki ada istilah ‘bang’ dan ‘mas’ dan untuk wanita ada ‘neng’ dan ‘mba’. itu berasal dari bahasa jawa dan Sunda. adalagi sebutan ‘teteh’ untuk kakak perempuan. itu juga dari bahasa sunda. Dan kata-kata itu ada di dalam bahasa Indonesia jadi dengan demikian itu adalah bukti bahasa Indonesia tak hanya dari bahasa melayu…

  39. hello
    September 29, 2009 pukul 4:24 pm | #39

    Yasir Alkaf :

    hello :
    ok.. maafkan saya jgn terasa.. jadi mengapa kamu begitu susah mengakui bahasa indonesia juga asal dari bahasa melayu?

    tdk apa saudaraku, saya senang berdiskusi dg anda..
    tadi kan anda mengatakan bahasa indonesia adalah bahasa melayu itu jelas salah. tapi kalau bahasa Indonesia berasal dr bahasa Melayu iy saya akui itu di koemntar saya terdahulu. Bahasa Melayu adalah SALAH UNSUR BAHASA PEMBENTUK Bahasa Indonesia, seperti halnya bahasa Inggris, Belanda dsb
    Saya beri contoh:
    dalam bahasa Indonesia sapaan kepada laki-laki ada istilah ‘bang’ dan ‘mas’ dan untuk wanita ada ‘neng’ dan ‘mba’. itu berasal dari bahasa jawa dan Sunda. adalagi sebutan ‘teteh’ untuk kakak perempuan. itu juga dari bahasa sunda. Dan kata-kata itu ada di dalam bahasa Indonesia jadi dengan demikian itu adalah bukti bahasa Indonesia tak hanya dari bahasa melayu…

    betul saya mengakui bahasa indonesia tidak 100% menggunakan bahasa melayu.. tetapi setiap patah yg saudara taip ada 80% mengunakan kata bahasa Melayu(Bukan bahasa Malaysia.. walaupun bahasa malaysia juga dari bahasa melayu.. dan bahasa malaysia juga telah bercampaur melayu+ melayu moden..iaitu bahasa ilmuan lain terutama sekali English).

    cuma yang saya tekan kan disini ialah tiada pihak mana2 mencuri kebudayaan. atau sempadan.. kamu harus paham sesebuah negara terbina dan menjadi besar kerana Empirenya yg luas. Indonesia juga Luas kerana Indonesia ada Empire.. begitu juga Malaysia walaupun Tak seluas Indonesia tetapi terlah melankaui Geografi Setempat dan budaya. Kamu harus memahai perluasan empire. sabah dan serawak bukan milik Indoesia atau pun Filipina.. ia adalah milik Malaysia… melaikan Jika Malaysia kalah dengan indonesia dalam perang mendapatkan sabah dan serawak. andai kata suatu harini nanti indonesia juga di serang malaysia maka negara indonesia juga akan kehilangan sebagaian empirenya… itu alah adat resam empire… yang berdiri dan yang jatuh. Di Amerika Ada English Amerika dan English UK.. sama sahaja di Nusantara ada Melayu Malaysia dan Melayu Indonesia. Orang Inggeris tak ada masalah pun kalau Orang Amerika mengambil dari orang UK… sbb aper? sbbnya mereka matang.. dengan perkembangan ilmu.. TQ..Kalau Indonesia nak Kembangkan Bahasa Melayu menjadi Bahasa Indonesia Silakan… Tiada Masalah bagi orang Malaysia. dan tiada masalah jugak jika orang malaysia Mengclaim aper sahaja dari kebudayaan melayu..

  40. hello
    September 29, 2009 pukul 4:46 pm | #40

    and TQ.. dan Jumpa lagi..<— Bahasa Melayu :D

  41. September 30, 2009 pukul 11:19 am | #41

    menggunakan bahasa indonesia sbg contoh tdk ada pencurian atau pengklaiman adalah contoh yg salah. kpn ada orang indonesia mengatakan bahasa melayu di klaim malaysia? tidak ada itu.. karena orang indonesia tahu bahasa melayu memang salah satu pembentuk bahasa indonesia dan kalau bangsa lain, malaysia misalnya, mau menggunakannya utk bahan bagi bahasanya sendiri juga silahkan tidak ada masalah.

    yg kami tdk terima adalah pengakuan budaya yg jelas-jelas bukan milik malaysia sbg milik malaysia seperti reog, wayang maupun gamelan dan contoh lain. dua budaya itu tumbuh di dan lahir di jawa dan suku yg di jawa ya suku jawa bukan melayu..

    lagipula anda juga tdk konsisten. kalo anda mengatakan budaya melayu adalah budaya bersama indonesia dan malaysia knp pemerintah anda justru mendaftar budaya2 melayu itu sbg kebudayaan malaysia. kalau mau fair ya seharusnya anda tdk mendaftarkan kebudayaan itu. silahkan merujuk ke daftar kebudayaan yg dianggap sbg warisan malaysia di warisan.gov.my, bahkan sampai ketupat-pun anda akui sbg kebudayaan Malaysia pdhl makanan itu ada di mana2. juga berkhitan, anda akui sbg kebudayaan malaysia padahal itu kan kebudayaaan orang islam. jadi sebenarnya justru malaysia yg tdk konsisten. mengatakan kebudayaan melayu [dan kebudayaan lain] sbg kebudayaan bersama tapi mengdaftarkanny sbg kebudayaan malaysia

    maaf jika kurang berkenan..

  42. mat silau
    Oktober 1, 2009 pukul 10:30 am | #42

    abih orang jawa kat johor ni tak bleh main reog…barongan dan kuda kepang?…….kamu paham ke mengamalkan adat dengan mencuri ni?

  43. mat silau
    Oktober 1, 2009 pukul 10:35 am | #43

    orang islam di indonesia pun tak boleh mengamalkan ajaran islam kerana bukan asal dari indonesia agaknya……sebab asal dari arab……nabi pun bukan asal indonesia……..ajaran kejawen pun tak bleh amal sebab campur2 dengan ajaran islam……kene cari agama baru la gamaknya nak jadikan betul2 budaya sejati indonesia……..

    ni yg dikatakan yg sepele di utamakan ……yg utama disepelekan……

  44. mat silau
    Oktober 1, 2009 pukul 10:45 am | #44

    dan orang indonesia tak boleh menggunakan bahasa melayu sebab bahasa ras……kene cakap bahasa jawa kot?…..atau bahasa india?

  45. mat silau
    Oktober 7, 2009 pukul 2:19 pm | #45

    goblok bocahiki jowo ni

  46. Oktober 8, 2009 pukul 7:39 am | #46

    malas saya melayani komentar mat Silau
    anda cuma bisa mencaci tanpa argumen logis

  47. masjoyowarnawarnidiidulfitri
    Oktober 9, 2009 pukul 8:38 am | #47

    kamu jangan ngada2 dong!!dulu waktu tsunami sapain yang nolongin kamu????pikirin dong!!!kirimin salam gue ini pada temen2 di endon…trutamanyapacar ku yang kuchentaik…MAAFIN GUE DONG KARNA NGAK BISA NYAMBUT IDUL FITRI DI ENDON!!!tapi jangan khuatir..gue bisa pulang kok depavali mendatang…

  48. masjoyowarnawarnidiidulfitri
    Oktober 9, 2009 pukul 8:49 am | #48

    kan gue udah bilangin malaysia bagus banget!!!cewek2nya cantek banget…rmai dong mat rempit di sini!!!!!

  49. doni suhendi
    Oktober 12, 2009 pukul 8:56 pm | #49

    saya ingin pemerintah bertindak tegas terhadap apapun yang menyangkut kedaulatan dan kebudayaan RI yg di klaim malingsia..(ops..salah tulis magsud saya malaysia)saya sebagai anak bangsa,siap setiap saat berkorban jiwa raga untuk negara bila memang harus menempuh jalur perang….MERDEKA!!!!

  50. bang imam
    Oktober 15, 2009 pukul 9:37 am | #50

    wa’alaikum salam

    in my humble opinion, bahasa indonesia bukan bahasa melayu.. dua bahasa itu adalah bahasa yg berbeda. bahwa bahasa indonesia merujuk pd bhs melayu iya sayakatan itu benar, namun bahasa indonesia jga merujuk kpd bhs2 lain semisal arab, inggris, belanda juga bahasa2 daerah. dari bermacam bahasa itulah kemudian lahir bhs indonesia.. jadi melayu hanyalah SALAH SATU UNSUR bhs indonesia, bukan bahasa indonesia ADALAH bahasa melayu.. :D

    ———————————————————————————-

    “bukan unsur blur, tp menang asal nya dari bahasa melayu blur
    dan ditambah dari bahasa lain nya”
    ———————————————————————————-

    masalah budaya, pertama suku dulu. Melayu itu setahu saya adalah suku. dan dalam hal indonesia bukan Melayu. Ada orang Jawa, Bali, Papua, Manado dll. Apakah orang Manado atau Papua juga harus mengatakan diri mereka Melayu? jelas tidak saya kira karena mereka berbeda budaya dg Melayu. :D Silahkan perhatikan laghi saudaraku
    ———————————————————————————
    “Yasir Alkaf, melayu itu rumpun bangsa yang berkulit sawo matang
    anda orang jawa, kalo kulit nya sawo matang berarti itu melayu

    anda boleh baca buku history of java, dan anda akan jelas seperti apa orang melayu dan seperti apa yang disebut dengan orang jawa itu

    mohon maaf sebelum nya, inti gambaran ttg org jawa yg terdapat di dalam buku tsb adalah anda tidak akan pernah bilang anda asli jawa
    jawa yang rumpun melayu (ada darah melayu)

    emang benar mereka itu bukan rumpun ato bangsa malayu (ato kalo bahasa akademis nya bukan melanesia)
    dan kalo anda pernah dengar, hal inilahh yang dipermasalah senat USA bahwa indonesia timur itu tidak punya ikatan sejarah dengan melayu”

    ———————————————————————————-

    Berbicara masalah kerajaan Melayu, tahukah anda apa itu kerajaan Melayu? Setahu saya Kerajaan Melayu adalah Kerajaan Sriwijaya dan itu terletaj di Sumatra. Secara wilayah hanya di sepanjang Sumatra, Semenanjung Malaysia dan sedikit pulau Jawa. Hanya itu. Adalah lucu jika kemudian dengan mengaku warisan kerajaan melayu itu, alias Kerajaan Sriwijaya, kemudian Malaysia mengklaim reog ponorogo atau kebudyaan lain yang jelas bukan di wilayah kerajaam Sriwijaya dulu..
    ——————————————————————————–
    “anda sedikit benar bahwa kerajaan melayu itu sriwijaya dan para ahli bilang itu berpusat di sumatera
    tapi anda salah besar dengan wilayah kerajaan nya, ampe ke kalimantan, sulawesi dan hampir indochina (thailand)”

    gn bung Yasir Alkaf, ketika sd (primary school) apahka anda tidak curiga dengan sejarah kerajaan2 yg terdapat di dalam buku sejarah???
    kenapa sejarah yg terdapat di non jawa hanya singkat (tidak sepanjang crita kerajaan2 di jawa)?????????????????

    ——————————————————————————–
    Kerjaan Sriwijaya itu bahkan kelak juga runtuh oleh Majapahit yang berasal dari Jawa yang menyatukan wilayah Nusantara. Silahkan anda belajar sejarah lagi, jangan2 justru anda yang kurang paham sejarah

    bung Yasir Alkaf, saya juga begitu dulu, saya kira majapahit tu seheBAAAAT seperti cerita nya he….

    hancur oleh majapahit
    dan menyatukan seluruh nusantara
    anda kira itu benar?????

    apa anda tidak curiga ada sebuah kerajaan yang pada tahun 800 mampu membangun 1000 buah candi di utara dan di tenggara sebuah candi yang megah
    (kl sejarawan yg org jawa akan bilang bahwa yang membangun itu adalah dinasti, tidak mau mengakui, padahal PRASATI nya yg menceritakan pembangunan candi borobudur memang ada dan sejarawan juga tahu itu)

    Yasir Alkaf kl memang benar mampu menyatukan nusantara, SEHARUSNYA bnyak orang di berbagai daerah nusantara bisa berbahasa jawa????
    kl bahasa melayu emang bisa thailand, philipna, vietnam juga bisa

    SEHARUSNYA kalo emang benar bisa menyatukan nusantara, tidak akan pernah ada cerita dan film laksaman ceng hoo he….

    bajak laut itu merajalela setelah sriwijaya runtuh (kl anda bilang di hancur kan oleh majapahit)
    masa iya sih, selama ratusan tahun selama srijaya ada ga pernah ada bajak laut tuh
    trus majapahit menghancur kan sriwijaya, kl emang benar masa sih menghancur kan bajak laut harus meminta bantuan dari cina ?????????

    begini Yasir Alkaf,
    sriwijaya itu masa exist nya 3 kali lebih lama dari pada majapahit
    singkat cerita, sriwijaya itu sering dikeroyok oleh berbagai kerajaan
    beberapa dari indo (kerajaan campa)

    dan itu berlangsung ratusan tahun (kalo ga salah inget nie, dalam tida kali serangan)

    dan memang setelah peperangan yang leleh dan didorong perubahan demografi pesisir timur sumatera membuat sriwijaya lemah
    nah disitu lah kerajaan majapahit masuk (berarti majapahit itu jajahan sriwijaya)
    ga percaya liat aja gelar2 raja majapahit, persis sama

    bahkan di menjelang darah terakhir sriwijaya, majapahit masih mampu di tahan selama 10 tahunan di daerah sekitar lampung sementara sriwijaya menahan serangan kerajaan campa di utara

    JADI menurut saya ga sepenuh nya benar bahwa majapahit itu yang menghancurkan sriwijaya (majapahit ikut nimbrung ketika udah sriwijaya udah lemah)
    ———————————————————————————
    Sedikit ttg klaim, menurut kalau misalnya kebudayaan itu berasal dari wilayah yg skrg jadi wilayah Indonesia ya jelas itu budaya indonesia bukan budaya bangsa lain. Reog tumbuh di Jawa Timur dan Jawa Timur wilayah Indonsia, jadi salahkah jika kita mengakui Reog sbg budya Indonesia?

    Justru Malaysia yg agak aneh. Bahwa banyak orang yg dulu dari Jawa atau pulau Indonesia lain di Malaysia, itu memang mungkin. Namun tdk serta merta kalian mengklaim budaya orang Jawa itu. Contoh simple, orang Amerika banyak di Indonesia. Restoran McDonald yg asli Amerika juga didirikan di Indonesia. Lantas bolehkah kita mengakui Restoran McD itu restoran Indonesia? tentu tidak kan??
    ———————————————————————————-
    kalo yang ini saya setuju Yasir Alkaf, emang seharusnya tidak seperti itu
    kalo mau publish, harus sebutkan sumber nya dari mana

    krn kita indonesia juga pernah mengunakan budaya bangsa lain u promosi

    tapi anda Yasir Alkaf, pasti blum tahu kalo keris itu aseli melayu : )
    mohon maaf saya tidak save link nya, tapi terdapat catatan sejarah keris itu sudah ada sejak zaman sriwijaya dan raffles juga punya catatan bahwa keris itu dibawa dari semenanjung malaya ke jawa
    dan keris tertua yang pernah ditemukan di kedalaman laut jepang dan setelah diteliti memang berasal dari zaman sriwijaya

    dan Yasir Alkaf mungkin belum mendengar pendapat dari seorang budayawan sekitar bulann lalu bahwa kalo indonesia terus menerus mengungkit2 pencurian budaya ini yang rugi adalah indonesia

    kenapa karena sesama pencuri dan indonesia pencuri yang lebih banyak
    mohon maaf sekali lagi saya tidak inget siapa nama budayawan nya

    feeling saya anda orang sunda yah, btw anglung itu bukan aseli indonesia lho
    dari eropa aseli nya

    satu hal yang banyak membantu saya memahami sejarah ini, jangan baca sejarah dari satu sumber
    baca dari orang bule, catatan sejarah dunia islam dll
    knapa ??? karena berbeda sejarah yang ditulis org indonesia dengan dari luar negeri, catatan kerajaan china dll

  51. Uda Surya
    Oktober 23, 2009 pukul 5:38 am | #51

    assalamualaikum….
    salam sejahtera

    pada awalnya saya agak kesal dengan komentar dari beberapa orang yang kesannya emosional… tapi pada akhirnya kekesalan saya terobati dengna komennya bang imam… beberapa hal yang mau saya komen sudah di komentar bang imam semua… ahaha…..

    yah pada dasarnya malaysia dan indonesia (sbagian) adalah serumpun….

    harapan saya sebagai manusia sih,, kta sebagai masyarakat dari kelompok masyarakat yang memiliki kesamaan asal lebih baik jangan memperluas konflik… apalagi menciptakan konflik yang sifatnya tidak membangun seperti saling memaki dan saling menuduh….

    berkonflik sih boleh… yang penting konflik yang membangun…. yah saran saya sih mari kita berdebat dengan argumen yang konstruktif… kesampingkan dulu emosi yang berlebihan….

    secara garis besar sih artikel ini tidak bisa dijadikan dasar.. walaupun sebenarnya penulis memakai sumber-sumber,, tapi kurang bisa kita kaji secara mendalam dan dijadikan dasar argumen karena pertanggungjawaban literatur yang dipakai sangatlah kurang (maaf yaa mas yasiralkaf… :D )

    coba kita pertimbangkan juga efek rumah kartu yang muncul apabila kita terus berkonflik tanpa ada penyelesaian…. menurut saya lagi sih,, kita hanya melihat konflik2 yang ada dipermukaan saja…. ada bagusnya kita sama meruntut akar permasalahan yang sebenarnya….

    itu saha mungkin yang ingin saya sampaikan sekarang…
    sebenarnya sih mau bicara panjang lebar,, tapi ada tugas yang harus saya kerjakan.. :P

    wassalam..

  52. deny
    Oktober 24, 2009 pukul 3:05 pm | #52

    hai malaysial,jangan bawa2 agama dalam hal ini,ini masalah budaya.gak ada sangkut pautnya dengan agama.kami hanya ingin anda beserta seluruh rakyat di negara anda tidak mengakui budaya negara kami.silahkan anda akui budaya anda sendiri.dan sedikit klarifikasi,menurut pengakuan para warga negara indonesia yang pernah tinggal di malaysial,dan saat mereka di pulangkan paksa,mereka juga mendapat perlakuan buruk dari petugas malaysial,selain itu,uang mereka pun di rampas secara paksa.dan ada warga indonesia ,gadis berusia 17 tahun yang bekerja di malaysial,mengalami gangguana jiwa,karena di malaysial. di jadikan budak seks.

  53. deny
    Oktober 24, 2009 pukul 3:09 pm | #53

    dari bahasa anda,terlihat jelas anda tipe orang minim pendidikan……..

  54. Ajie
    November 3, 2009 pukul 3:29 pm | #54

    anda anda semua berdebat untuk sesuatu yang jelas.. semua menginginkan perselisihan!

    saya pendukung John Lennon.. tidak perlu lah ada budaya-budaya jika hanya untuk membuat peperangan! tidak perlu lah ada kebencian yang memuncak hanya karena berebut mainan-mainan seperti layak nya anak kecil saja!

    jika memang kita satu rumpun, lalau kenapa ada pihak yang mem paten kan? pikirkan saudara-saudara! sepanjang apa pun anda semua berargumen, jika dalam otak serta hati kalian semua adalah ‘konflik’ maka itu lah yang akan terjadi!

    tapi kalau pun harus ada perang.. saya yakin, kalah atau pun menang, wanita serta anak-anak akan menjadi korban!

    itu yang seharusnya dipikirkan!

    jangan menjadi bodoh dengan membodoh-bodohi orang lain dan berlaga selayaknya orang cerdas yang bisa berargumen dan berdiplomasi..

    tetap saja inti yang dibicarakan sama.. berebut mainan!

    salam sejahtera!

  55. batu_nisan
    November 5, 2009 pukul 8:02 pm | #55

    Apa itu MELAYU?
    1. Berasal dari kata : mo lo yoe = melayu = kerajaan tua di Sumatera – INDONESIA (ada yg bilang di Jambi, Palembang bahkan Sumatera Barat) pada abad VII. Hingga kini. di dunia hanya ada dua kerajaan/negara dengan kata “Melayu”, yang pertama pada Abad VII di Sumatera dan yang kedua pada Abad XX di semenanjung malaka, yakni Malaysia.
    2. Ras/bangsa = dari Madagaskar, Sumatera, Thailand, Semenanjung Malaka, Kepulauan Jawa, Maluku, Sulawesi, Filipina hingga Tahiti dan Hawai.
    3. Suku/etknik = tersebar di pantai timur Sumatera, Semenanjung Malaka, Thailand Selatan, Pesisir Kalimantan dan Filipina Selatan.
    4. Orang yang beragama Islam, berbahasa dan beradat Melayu serta lahir sebelum hari merdeka baik di Persekutuan atau di Singapura atau pada hari merdeka (Perlembagaan Persekutuan Malaysia Pasal 160 ayat 2).
    ————
    APA ITU INDONESIA?
    1. berasal dari bahasa Latin “Indus” yakni “India” dan Yunani “nesos” yakni “pulau-pulau”.
    Indonesia adalah campuran antara Austronesia, Melanesia dan Polinesia, gabungan pewaris Sriwijaya dan Majapahit, serta bekas jajahan Belanda. INDONESIA adalah ide Negara-Bangsa yang dikukuhkan oleh Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia, Pemuda Kaum Betawi, Pemuda Cina, Pemuda Arab dll. untuk mengaku bertanah air satu, Indonesia; berbangsa satu, bangsa INDONESIA, menjunjung bahasa persatuan, bahasa INDONESIA. Sejak saat itu, bangsa INDONESIA telah mengalahkan Sriwijaya, Majapahit, dan semua kerajaan di dalamnya, menundukkan Bangsa Aceh, Bangsa Melayu, Bangsa Jawa, Bangsa Bugis, Bangsa Cina, Bangsa Arab dan menempatkannya sebagai ras-suku di bawah Negara Bangsa INDONESIA.

    ========
    karena Palembang, Malaka ada.
    karena Indonesia, Malaysia ada.

  56. abdul rozak
    November 6, 2009 pukul 2:09 pm | #56

    tolong
    pertahan kan terus perjuangkan hak kita untuk indonesia dan untuk penerus kita
    inonesia adalah negara kesatuan . bersatu lah bangsa ku

  57. abdul rozak
    November 6, 2009 pukul 2:09 pm | #57

    tolong
    pertahan kan terus perjuangkan hak kita untuk indonesia dan untuk penerus kita
    indonesia adalah negara kesatuan . bersatu lah bangsa ku

  58. November 9, 2009 pukul 8:42 am | #58

    hei… mat silau tak rungok2no omonganmu kok nggateli…. saya sebagai orang indonesia asli suku jawa terus terang saya ga terima dg komentar anda….. anda memang malingsia jancukkk…. kontol asu… nggateli… tempik…..
    nek pancen maling wes ngaku ae…. udah maling ga mau ngaku…. dasar jancuk koen…

  59. bonek
    November 16, 2009 pukul 3:18 am | #59

    diancuk kon mat silau….kakean cocot….urusi ae kono negaramu,MAT SILAU..belajarlah bijaksana…jadi kalo mau ngomentari orang lain….memang malingsial klo omong sok bawa2 agama…diancok….

  60. November 23, 2009 pukul 1:08 pm | #60

    berjuang terus indonesia,perkuat persatuan dan kesatuan negara kita….
    bersatulah bangsa ku,berjuang terus….jangan patah semangat…

  1. Belum ada trackback.